Jakarta, MobilKomersial.com - Guna meningkatkan kualitas layanan, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) melakukan penambahan pada proses pengecekkan bukti vaksinasi Covid-19 melalui aplikasi digital, baik aplikasi PeduliLindungi maupun Jaki.

Ini merupakan salah satu konsistensi perusahaan dalam upaya meminimalisir penyebaran virus Covid-19, khususnya sektor transportasi publik.

Direktur Pelayanan dan Pengembangan PT Transjakarta Achmad Izzul Waro menyampaikan, hal ini sejalan dengan Surat Keputusan (SK) Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta Nomor 414 Tahun 2021 tentang Petunjuk Teknis Pembatasan Kapasitas Angkut dan Waktu Operasional Sarana Transportasi Pada Masa Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 Corona Virus Disease 2019.

Adapun kebijakan tersebut efektif berlaku mulai hari ini, Rabu (20/10).

Baca Juga: Mulai Hari Ini, Layanan Rute Transjakarta 1A Balai Kota Diperluas Hingga Pantai Maju

“Alhamdulillah, mulai hari ini pelanggan sudah bisa menunjukan bukti vaksinasi Covid-19 baik melalui aplikasi PeduliLindungi maupun JAKI. Nantinya pelanggan hanya perlu melakukan scan pada barcode yang tersedia sebelum memasuki gate halte,” ujar Izzul di Jakarta.

Izzul menambahkan, masa sosialisasi dilakukan selama dua hari ke depan. Adapun, pelanggan yang sudah memiliki aplikasi Pedulilindungi bisa langsung melakukan scan di depan pintu gate.

Namun bagi yang belum memiliki aplikasi ini, petugas kami akan mengimbau untuk mendownload serta bisa memanfaatkan fasilitas Wi-fi berkecepatan tinggi, tanpa bayar dan tanpa batas kuota yang telah tersedia di seluruh halte BRT.

“Selain melalui aplikasi PeduliLindungi atau Jaki, pelanggan tetap bisa menggunakan layanan Transjakarta dengan menunjukan bukti vaksinasi diri menggunakan dokumen sertifikat telah melakukan vaksin Covid-19 baik yang sudah dicetak maupun secara digital melalui handphone masing-masing kepada petugas kami,” terangnya.

Baca Juga: Catat! Ini Syarat Naik Transjakarta Selama PPKM Berlangsung

Kemudian menurut Izzul, dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi dapat mempercepat dan mempermudah petugas untuk memastikan proses validasi dokumen kesehatan saat menggunakan layanan Transjakarta. Selain itu, dapat meminimaisir kontak fisik lantaran tidak harus menunjukan dokumen hasil tes vaksin Covid-19 baik berupa dokumen ataupun dalam kartu.

“Untuk sementara penambahan ini hanya berlaku di layanan BRT kami. Sementara untuk layanan Non BRT akan segera kami siapkan mekanismenya dan diberlakukan dalam waktu dekat,” tutupnya.

Di luar itu, Transjakarta tetap menghimbau masyarakat untuk tetap di rumah apabila tidak ada keperluan mendesak. Namun jika harus ke luar rumah karena terpaksa, selalu pastikan untuk selalu menerapkan 5M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas hanya untuk keperluan penting saja.

Baca Juga: PT Transjakarta Targetkan 80% Armada Bus Berbasis Listrik

Share :

Gandeng OMB Saleri, Bosch Siap Produksi Komponen Sistem Tangki Hidrogen Kendaraan

Bosch dan OMB Saleri berharap bahwa kemitraan yang mereka lakukan sekarang untuk komponen sistem pengisian bahan bakar hidrogen akan memperluas posisi pasar mereka di sektor hidrogen.

Read More
Raih Indonesia Best Brand Award, Presiden Bridgestone: Kado Terbaik di Tahun 2021

Penghargaan kepada Bridgestone sebagai Indonesia Best Brand Award adalah kado terbaik buat kami untuk menutup tahun 2021.

Read More
Stop Produksi Karimun Wagon R, Suzuki Fokus Kembangkan Kendaraan Hybrid

Komitmen untuk mengembangkan kendaraan ramah lingkungan ini mengharuskan perusahaan mengalihkan prioritasnya. Sehingga dengan adanya kendaraan elektrifikasi akan berdampak terhadap berhentinya produksi salah satu kendaraan konvensional legendaris Suzuki,

Read More
honda

Terkini

Terpopuler