MobilKomersial.com - Beberapa waktu yang lalu, Renault telah mengumumkan akan menawarkan berbagai kendaraan komersial ringan dengan teknologi sel bahan bakar hidrogen melalui usaha HYVIA.

Menepati janjinya, produsen otomotif asal Perancis ini telah mempresentasikan prototipe pertama mereka yaitu, Renault Master Van H2-Tech yang akan tersedia pada 2022 dengan sel bahan bakar hidrogen, nol emisi karbon dioksida, dan dapat menjangkau 500 km (311 mil).

Dilansir dari carscoops pada Senin, (18/10/2021), Prototipe ini didesain dari model Renault Master Van yang telah dimodifikasi dari motor diesel dengan powertrain hidrogen / listrik. Ini terdiri dari sel bahan bakar 30 kW, baterai 33 kWh, motor listrik, dan empat tangki berisi hingga 6 kg (13,2 pon) hidrogen.

Seperti yang bisa kita lihat dari gambar, tangki silinder dipasang di atap di bawah penutup transparan. Selain itu terdapat juga port pengisian untuk baterai.

Baca Juga: Hyundai Akan Bangun Dua Pabrik Sel Bahan Bakar Hidrogen di Korsel

David Holderbach selaku CEO HYVIA mengatakan bahwa ini tentang solusi mobilitas hidrogen untuk penawaran khusus kepada pelanggannya dengan memenuhi tantangan mobilitas hidrogen. HYVIA akan menyebarkan seluruh ekosistemnya di semua wilayah dan armada profesional untuk mobilitas bebas karbon.

"Saya bangga memperkenalkan prototipe hidrogen pertama kami. HYVIA bergerak cepat, menyatukan kekuatan dan keterampilan dua pemimpin yaitu Renault Group & Plug Power," ungkap David.

Renault Master Van H2-Tech menawarkan ruang kargo 12 meter kubik. Namun, HYVIA juga akan meluncurkan Master Chassis Cab versi H2-Tech yang menawarkan ruang kargo 19 meter kubik yang lebih besar namun hanya memiliki jangkauan 250 km (155 mil) yang lebih terbatas. Selanjutnya adalah Master Citybus yang mampu mengangkut hingga 15 penumpang dengan jarak tempuh 300 km (186 mil).

Baca Juga: Hino Kenalkan Truk Listrik Sel Bahan Bakar Hidrogen Kelas 8

Sementara itu, Perusahaan juga akan menawarkan stasiun pengisian bahan bakar hidrogen untuk dijual atau disewakan. Mereka akan memungkinkan waktu pengisian bahan bakar hanya 5 menit, yang sangat dekat dengan kendaraan bertenaga gas atau diesel.

Van prototipe ini akan dibangun di pabrik Renault di Batilly, Prancis dengan integrasi powertrain hidrogen yang dilakukan oleh PVI, anak perusahaan Grup Renault di Gretz-Armainvilliers.

Selan itu, Motor ini juga diproduksi oleh pabrik Cleon dan perakitan sel bahan bakar akan dimulai di fasilitas perusahaan di Flins pada akhir tahun 2021.

Menurut Renault, teknologi hidrogen sangat berarti untuk LCV karena dapat memperpanjang otonomi untuk beban tinggi dan penggunaan intensif. Dengan jajaran kendaraan komersial bertenaga hidrogen, HYVIA bertujuan untuk memenuhi kebutuhan "bisnis, armada, dan komunitas lokal".

Baca Juga: Berikut Pembaruan Van Renault New Trafic, Mulai Dipasarkan pada Akhir 2021

Share :

Hiperon Carrier, Salah Satu Van Kargo Elektrik Terindah yang Pernah Dibuat

Dikalangan mata masyarakat mobil kargo memang tidak terlalu menarik karena tujuan utamanya memang adalah untuk kepentingan bisnis khususnya mengangkut barang. Namun, pemikiran itu kini telah diubah oleh Hiperon yang merilis sebuah mobil kargo full elektri

Read More
Kerjasama DFSK-Damri Jalani Uji Coba Elektrifikasi Kendaraan Komersial dengan Gelora E

DFSK bersama Perum Damri menjalin kerja sama elektrifikasi transportasi darat dengan menggelar uji coba DFSK Gelora E selama beberapa waktu ke depan. Hal ini dilakukan untuk mengkaji peluang penggunaan mobil listrik tersebut sebagai armada usaha

Read More
Renault  Trucks Tingkatkan Kapasitas Baterai Untuk Van Listrik Master Z.E.

Renault Trucks kini telah meningkatkan kapasitas penyimpanan baterai untuk produk mobil van listriknya Master Z.E dari 33 kWh menjadi 52 kWh.

Read More
honda

Terkini

Terpopuler