Jakarta, MobilKomersial.com - Mengenai perawatan dan perbaikan mobil, tidak lepas dari aktivitas membuka dan memasang baut roda. Baut pengikat roda memang terlihat biasa saja. Namun baut tersebut menjadi salah satu hal krusial yang berada pada kendaraan.

Pada saat kita perlu untuk melepas atau memasang baut roda, pastikan kunci roda yang digunakan telah sesuai dengan ukuran baut roda yang terpasang. Kenapa harus sesuai?

Baca Juga: Astra Peugeot Buka Layanan Home Servis di Masa PPKM, Berikut Nomor yang Bisa Dihubungi

"Karena lepas - pasang Baut yang terlihat sepele tetap ada aturannya. Salah sedikit atau ada perbedaan penggunaan toolkit bisa berakibat buruk. Bisa membuat baut menjadi dol," jelas Samsudin, Aftersales Support PT Astra International - Peugeot dilaman resminya, Senin, (18/10/2021).

Bermula dari baut slek (dol) tadi, lanjutnya, biasanya karat mudah hinggap di seputar Baut. Meskipun untuk mengatasinya dapat menggunakan produk cairan penetran. Namun kemungkinan akan membuat performa baut pengencang roda tersebut tidak optimal.

Saat ingin melepas atau memasang Baut, ada baiknya ikuti aturan yang dilakukan di bengkel resmi Astra Peugeot. Tahapan awal yang mesti dilakukan saat akan melepas Baut roda adalah, lepaskan dulu dop (penutup) Baut roda dengan tool penjepit.

Baca Juga: Yokohama Tire Luncurkan Dua Ban Komersial Untuk Segala Medan

"Tool penjepit berwarna kuning tersebut sudah tersedia di toolbox. Kemudian untuk lepas - pasang Baut roda berjumlah 4 atau 5 pcs ditiap varian Peugeot, gunakan kunci roda yang tersedia di mobil. Biasanya menggunakan kunci roda ukuran 17 atau 19," imbuh Samsudin.

elanjutnya yang harus diperhatikan saat pasang Baut roda, putar peranti pengunci gunakan jari tangan terlebih dahulu. Alasannya, pakai tangan untuk memastikan Baut sudah di posisi alur ulir di rumah roda sudah tepat.

"Hindari mengencangkan Mur yang ditempatkan langsung di rumah kunci roda. Cara yang sering dilakukan ini beresiko drat pada Mur-mur mudah tergerus. Sebab kesalahan pertemuan antara alur ulir mur berpotensi tidak sesuai pada akhirnya. Alhasil Mur roda tidak bisa dikencangkan,” pesan Samsudin.

Baca Juga: Enam Hal yang Harus Dilakukan Saat Ban Mobil Pecah ala Dunlop

Pemicu lain kerusakan mur roda dapat pula disebabkan oleh tindakan yang salah saat proses lepas-pasang. Seperti yang sering dilihat yaitu menggunakan kaki atau dengan bantuan pipa bulat. Jika posisinya tidak center, hal itu justru menyebabkan bagian luar Mur dol pasca momen puntir berlebihan.

Padahal, cara paling ideal adalah gunakan kunci momen (torque wrench) jika ada. Dengan alat ini, bisa dipastikan kekencangan mur disesuaikan dengan kebutuhan. Hanya saja alat ini bukan peralatan standar di mobil. Dan menyisatinya cukup dengan kekuatan tangan hingga maksimal, atau pakai batang kunci roda sesuai ukuran standar pabrik.

Share :

Gandeng OMB Saleri, Bosch Siap Produksi Komponen Sistem Tangki Hidrogen Kendaraan

Bosch dan OMB Saleri berharap bahwa kemitraan yang mereka lakukan sekarang untuk komponen sistem pengisian bahan bakar hidrogen akan memperluas posisi pasar mereka di sektor hidrogen.

Read More
Raih Indonesia Best Brand Award, Presiden Bridgestone: Kado Terbaik di Tahun 2021

Penghargaan kepada Bridgestone sebagai Indonesia Best Brand Award adalah kado terbaik buat kami untuk menutup tahun 2021.

Read More
Stop Produksi Karimun Wagon R, Suzuki Fokus Kembangkan Kendaraan Hybrid

Komitmen untuk mengembangkan kendaraan ramah lingkungan ini mengharuskan perusahaan mengalihkan prioritasnya. Sehingga dengan adanya kendaraan elektrifikasi akan berdampak terhadap berhentinya produksi salah satu kendaraan konvensional legendaris Suzuki,

Read More
honda

Terkini

Terpopuler