Gothenburg, MobilKomersial.com - Pada 2018, Volvo Buses menghadirkan bus self-driving listrik pertamanya yang telah sukses melewati beberapa tes dan demonstrasi, termasuk satu dengan Universitas Teknologi Nanyang di Singapura. 

Namun, meskipun teknologi otonom sudah ada, masih banyak aspek lain yang perlu dipertimbangkan ketika kontrol dan pengambilan keputusan kendaraan diambil alih oleh otomatisasi.

Sebagai bagian dari pekerjaan pengembangan dan penelitian otomatisasi, Volvo Bus sekarang menguji konsep untuk dukungan pengemudi otonom. 

Untuk itu, Volvo Buses berada di garis depan penelitian di bidang ini dan bekerja sama dengan akademisi dan mitra lainnya.

Baca juga : Pengiriman Truk Volvo Terbesar di Amerika Utara, Maersk Pesan 16 VNR Electric Class 8

Sistem ini membantu pengemudi dalam situasi yang membutuhkan presisi dan keselamatan tinggi, seperti mendekati dan berhenti di halte bus.

Sistem mengatur kecepatan bus dan mengarahkan secara otomatis, memungkinkan pengemudi untuk fokus pada apa yang terjadi di sekitar bus.

"Situasi lalu lintas yang kompleks menempatkan tuntutan tinggi pada pengemudi bus saat ini. Dengan teknologi self-driving, ada peluang baru untuk menciptakan solusi yang menyederhanakan pekerjaan mereka," kata Joakim Jonsson, Project Manager Autonomous Research Projects di Volvo Buses dikutip dari laman resminya, Selasa (7/9/2021).

Share :

Transjakarta Bersama Higher Uji Coba Bus Listrik dengan Rute Blok M - Balai Kota

Bus listrik merk Higer ini memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan bus konvensional.

Read More
Ambil Bagian di IBE Driving Experimen 2021, Scania Beri Kesempatan Pelaku Usaha Jajal Bus

Scania melihat momentum IBE Driving Experience sebagai kesempatan emas untuk menunjukkan keandalan Scania kepada asosiasi perdagangan dan para pelaku industri.

Read More
Mitsubishi Fuso Luncurkan Bus Rosa Terbaru dengan Fitur BusConnect

Heavy-duty bus ini dibandrol dengan harga 7,8 juta Yen atau sekitar Rp 1 miliar.

Read More
honda

Terkini

Terpopuler