Jakarta, MobilKomersial.com – Guna mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan sektor pariwisata di Indonesia yang terkena dampak Covid-19, DFSK menawarkan solusi dengan menawarkan produk yang ramah lingkungan. Salah satu produk yang ditawarkan untuk mendukung sektor pariwisata adalah DFSK Gelora E. 

PR & Media DFSK Indonesia Achmad Rofiqi mengklaim DFSK Gelora E bisa menjadi solusi efektif dalam meningkatkan sektor pariwisata di Indonesia karena memiliki keunggulan-keunggulan yang tidak ada di kendaraan-kendaraan komersial konvensional lainnya. 

”Kendaraan komersial ringan listrik yang kami tawarkan ini menawarkan efisiensi energi yang tinggi, memiliki biaya operasional yang rendah, hingga ramah lingkungan sehingga sangat cocok untuk menunjang sektor pariwisata sehari-hari. Terlebih DFSK sengaja menghadirkan DFSK Gelora E untuk mendukung berbagai sektor usaha mulai dari logistik, katering, transportasi, hingga pariwisata," kata Achmad Rofiqi dalam rilis yang diterima MobilKomersial.com, Kamis.

Baca juga: Menhub Budi Karya: DFSK Gelora E Cocok untuk Armada Shuttle Bus

DFSK Gelora E memiliki dua varian, yakni blind van dan minibus. Untuk varian minibus inilah yang dianggap paling ideal digunakan sebagai sarana transportasi wisatawan. Karena kendaraan ini didukung dengan kabin yang lega dan nyaman. Selain itu, DFSK Gelora E yang tidak memiliki mesin sehingga suasana kabin lebih senyap, dan tidak meninggalkan bau kurang sedap akibat pembakaran Bahan Bakar Minyak (BBM).

DFSK mengklaim biaya yang dikeluarkan untuk operasional Minibus Gelora E terbilang rendah atau sekitar Rp 200 per kilometer. Jumlah tersebut satu per tiga kali lebih rendah dibandingkan dengan kendaraan komersial konvensional. Rendahnya cost per kilometer inilah yang dapat meningkatkan margin. 

Baca juga: DFSK Gelora E Mampu Tekan Biaya Energi, Cuma Rp 200 Per Kilometer

Selain itu, pengisian daya baterai juga mudah dilakukan, baik untuk sekala bisnis atau rumah tangga dengan rata-rata 220V 16 A. Jika menggunakan fitur fast charging mobil dapat terisi hingga 80% dalam waktu 80 menit. Apabila kendaraan dalam kondisi penuh, DFSK Gelora E dapat berjalan hingga 300 km berdasarkan New European Driving Cycle (NEDC). 

”Keunggulan lain yang dimiliki oleh DFSK Gelora E adalah bebas emisi gas buang sehingga sangat ramah lingkungan. Hal ini sangat bagus, terutama untuk mendukung pariwisata berbasis alam, sehingga bisa menjaga keasrian lingkungan dan kenyamanan para wisatawan selama di lokasi wisata. Semua ini hanya bisa didapatkan melalui penggunaan DFSK Gelora E yang siap menjadi sahabat bisnis Anda,” tutup Achmad Rofiqi.

Baca juga: Mobil Listrik DFSK Gelora E Sekali Cas Sanggup Melaju hingga 300 Km

 

Share :

Gandeng OMB Saleri, Bosch Siap Produksi Komponen Sistem Tangki Hidrogen Kendaraan

Bosch dan OMB Saleri berharap bahwa kemitraan yang mereka lakukan sekarang untuk komponen sistem pengisian bahan bakar hidrogen akan memperluas posisi pasar mereka di sektor hidrogen.

Read More
Raih Indonesia Best Brand Award, Presiden Bridgestone: Kado Terbaik di Tahun 2021

Penghargaan kepada Bridgestone sebagai Indonesia Best Brand Award adalah kado terbaik buat kami untuk menutup tahun 2021.

Read More
Stop Produksi Karimun Wagon R, Suzuki Fokus Kembangkan Kendaraan Hybrid

Komitmen untuk mengembangkan kendaraan ramah lingkungan ini mengharuskan perusahaan mengalihkan prioritasnya. Sehingga dengan adanya kendaraan elektrifikasi akan berdampak terhadap berhentinya produksi salah satu kendaraan konvensional legendaris Suzuki,

Read More
honda

Terkini

Terpopuler