Jakarta, MobilKomersial.com – Seiring dengan perpanjangan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Level 4 di Jawa-Bali, Damri melakukan penyesuaian dengan memperketat persyaratan perjalanan. 

Keputusan tersebut diambil berdasarkan Surat Edaran (SE) Kementerian Perhubungan Nomor 54 Tahun 2021 tentang tentang Perubahan Kedua Atas SE Menteri Perhubungan Nomor 42 Tahun 2021. Selain itu, penyesuaian pengetatan tersebut juga sejalan dengan Surat Edaran Satgas COVID-19 Nomor 15 Tahun 2021. 

Dilansir dari laman resmi Damri, Corporate Secretary Damri Sidik Pramono mengungkapkan, Damri hanya melayani masyarakat atau pekerja di sektor esensial dan kritikal sesuai dengan syarat dokumen perjalanan yang berlaku. 

Baca juga: Coba Peruntungan Baru, Damri Merambah ke Bisnis Logistik

”Kami melakukan penyesuaian jam operasional armada menuju bandara mulai pukul 02.00-18.00 WIB. Sedangkan dari dalam Bandara mulai pukul 07.00-21.00 WIB. Selanjutnya, DAMRI juga memperketat pembatasan jumlah pelanggan dengan kapasitas 50 persen di dalam bus. Petugas kami akan melakukan tinjauan lebih ketat untuk membatasi jumlah pelanggan sejak memasuki pool hingga memasuki area bus,” ucap Sidik. 

Calon penumpang di wilayah Jawa-Bali yang akan menggunakan layanan Damri wajib menunjukkan kartu vaksin, minimal dosis pertama. Mereka juga diwajibkan surat keterangan negatif tes RT-PCR yang diambil dalam kurun waktu maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan, atau hasil negatif rapid test antigen yang diambil dalam kurun waktu maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan. 

Baca juga: Antisipasi Lonjakan Covid-19, Damri Perketat Protokol Kesehatan

“Kemudian bagi pelaku perjalanan yang bekerja di sektor formal diimbau untuk membawa Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) atau Surat Tugas/Keperluan dari pimpinan Perusahaan,” imbuhnya. 

Bagi pelanggan yang tidak memenuhi persyaratan, maka tidak diperkenankan untuk melakukan perjalanan. Namun bagi pelanggan yang telah melakukan reservasi tiket namun ingin mengajukan permohonan refund dan reschedule dapat dilakukan dengan mendatangi loket resmi DAMRI maksimal enam jam sebelum keberangkatan atau melalui email di admin.cs@damri.co.id maupun direct message media sosial Instagram dan Twitter Damriindonesia. 

 

Share :

FLYND Kenalkan Transport Management System pada Perusahaan Logistik

PT FLYND Teknologi Indonesia bergabung dalam Program Digitalisasi UMKM Pos dan Logistik. Program jangka panjang ini diinisiasi oleh Biro Perencanaan Kominfo bersama Impactto untuk membantu pengembangan bisnis para pemilik UKM logistik secara digital.

Read More
Produsen Ban Paling Ramah Lingkungan, Hankook Meraih Sertifikasi ISSC

Hankook Tire meraih International Sustainability and Carbon Certification (ISCC) Plus atau Sertifikasi Sustainabilitas dan Karbon Internasional.

Read More
Cek, Ini Tarif Bus AKAP Jurusan Bandung - Yogyakarta

Bagi konsumen yang ingin melakukan perjalanan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dari Bandung menuju Yogyakarta, ada beberapa bus dengan kelas Patas hingga Eksekutif yang dapat dipilih dengan kenyamanan yang cukup.

Read More
honda

Terkini

Terpopuler