Jakarta, MobilKomersial.com – Guna mengatasi masalah keselamatan selama di masa pandemi dan memastikan transportasi berjalan dengan aman, Daimler India Commercial Vehicles (DICV) memperkenalkan fitur 'BSafe' untuk armada bus BharatBenz.

Agar aman selama pandemi, Daimler memastikan bus ini dilengkapi dengan fitur yang membantu mencegah penyebaran infeksi, termasuk hands-free doors, sanitizers dan tempratur suhu. 

Dilansir dari laman resminya, CEO dan Kepala Daimler Bus India di Daimler India Commercial Vehicle Mr Karl-Alexander Seidel mengatakan, armada Bus BharatBenz menawarkan solusi inovatif untuk mengurangi penularan virus. 

”Kendaraan ini menjawab kekhawatiran masyarakat terhadap angkutan umum dengan menawarkan fitur-fitur yang sejalan dengan protokol keselamatan dan kebersihan Covid. Dengan melengkapi produk kami dengan fitur 'BSafe' seperti pintu handsfree, pembersih dan sensor suhu, kami bertujuan untuk menghidupkan kembali permintaan bus penumpang di India,” kata Karl-Alexander. 

Baca juga: Angkut Vaksin Covid-19, BharatBenz BSafe Express Jadi Solusi Muatan Peka Suhu

Untuk meminimalisasi penggunaan tangan, bus baru dilengkapi dengan pintu pneumatik dan pembersih hands-free, serta sensor suhu hands-free dan tempat sampah yang dioperasikan dengan kaki. 

Jika penumpang naik dengan suhu lebih dari 100 derajat Fahrenheit, peringatan akan dikirim ke pengemudi dan bel akan berbunyi. Pintu masuk bus juga telah dilengkapi dengan tikar disinfektan untuk membersihkan virus dan kotoran dari kaki penumpang yang berada di dalam bus.

Bus BharatBenz hadir dengan dua pilihan sarung jok: satu adalah sarung tahan infeksi yang mempertahankan perlindungan anti-virus dan anti-bakterinya hingga 20 kali pencucian. Kemudian adalah penutup sekali pakai yang mudah digunakan untuk penumpang yang ingin menghindari duduk di kursi yang sebelumnya diduduki dan lebih memilih penutup kursi sekali pakai. 

Baca juga: Daimler Trucks Uji Coba Truk Bertenaga Hidrogen dengan Jarak Tempuh 1.000 Km

Tak hanya itu, bus ini juga dilengkapi dengan UV-Filter dan kit sirkulasi udara. Lampu UV membunuh hingga 99,6% virus di udara sementara sistem sirkulasi udara mengamankan ventilasi udara segar dari luar. Fitur ini memberikan perlindungan ekstra terhadap virus apa pun yang mungkin telah memasuki bus meskipun ada tindakan pencegahan keselamatan.

Untuk membantu memastikan keselamatan pengemudi, partisi kaca telah terintegrasi antara kabin pengemudi dan kabin penumpang. Pengemudi juga dibekali safety kit COVID yang terdiri dari masker N95, semprotan disinfektan, hand sanitizer, dan tisu anti bakteri untuk kebersihan kabin secara rutin.

 

Share :

Powertrain Jadi Kunci Bus Scania Coach Hemat Bahan Bakar Hingga 5%

selama tiga tahun lebih tim R&D Scania menemukan inovasi penghematan bahan bakar hingga 5%.

Read More
Transjakarta Bersama Higher Uji Coba Bus Listrik dengan Rute Blok M - Balai Kota

Bus listrik merk Higer ini memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan bus konvensional.

Read More
Volvo Buses: Pengemudi Beri Respons Positif Terkait Sistem Bus Otonom

Volvo Buses berada di garis depan penelitian di bidang ini dan bekerja sama dengan akademisi dan mitra lainnya.

Read More
honda

Terkini

Terpopuler