Ineos dan Halo sejak 2020 telah bekerjasama menyangkut operasi aktif Halo di Angola dan menyaksikan kendaraan organisasi ini sanggup melewati jalanan berlubang, berbatu, dan terkadang tidak dapat dilalui. 

Melihat bagaimana pengemudi menghadapi medan yang berat dan memperbaiki kendaraan dalam kondisi yang sulit dengan hanya berbekal peralatan dasar telah membantu membentuk pengembangan Grenadier yang saat ini dalam masa uji coba. 

Halo sendiri telah bekerja di Angola selama 27 tahun, dan misinya di sana dianggap penting yang dibuktikan dengan kunjungan Putri Diana di tahun 1997.

Selama 12 bulan ke depan, lebih dari 130 prototipe tahap kedua sedang digunakan sebagai bagian dari program pengujian dan pengembangan kendaraan sejauh 1,8 juta kilometer yang sedang berlangsung di seluruh dunia. 

Simak juga : Akuisisi Pabrik di Hambach Jerman, Ineos Automotive Siap Produksi Grenadier 4X4

Prototipe Grenadier ini akan bergabung dengan proyek aktif Halo, termasuk di Kosovo, untuk menilai kemampuan kendaraan pada medan on-road dan off-road, serta kemudahan layanan, perawatan, dan perbaikan di lapangan.

Di masa depan, Ineos berencana untuk mengembangkan armada Grenadier berdasarkan spesifikasi pesanan Halo, dengan fitur-fitur spesifik untuk kebutuhan operasionalnya. 

Ini termasuk memasang kait untuk pakaian pelindung perut anti ranjau dan ruang penyimpanan yang aman untuk alat pembersih ranjau. 

Mobil juga harus dapat dengan mudah diubah menjadi ambulans untuk evakuasi yang aman bagi korban.

Share :

All New Honda BR-V Diperkenalkan, Simak Keunggulannya

Generasi kedua ini tampil apik dengan teknologi canggih terbaru.

Read More
3 Blind Van Paling Murah dan Nyaman Dikendarai

Blind Van didesain untuk mengejar fungsionalitas yang maksimal

Read More
Berikut Pembaruan Van Renault New Trafic, Mulai Dipasarkan pada Akhir 2021

Van medium dengan wajah terbaru ini bakal dipasarkan di Eropa pada akhir 2021.

Read More