Jakarta, MobilKomersial.com - PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia (MBDI) memperkenalkan dua kendaraan kompak yang dirakit lokal, yaitu Mercedes-Benz A 200 Sedan Progressive Line dan Mercedes-Benz GLA 200 AMG Line.

Perkenalan yang digelar bersamaan dengan acara Star Drive yang berlokasi Senayan City Jakarta pada 3 - 6 Juni 2021 ini, menambah jajaran line up kendaraan Mercedes-Benz rakitan lokal yang sudah dipasarkan di Indonesia.

"Mercedes-Benz kini menawarkan mobil rakitan lokal di pabrik Wanaherang. 4 model sedan diantaranya New A Class, C Class, E Class, S Class dan 4 model SUV yaitu New GLA, GLC, GLE, GLS," ujar Dennis Kadaruskan, Public Relation Department Head PT MBDI kepada MobilKomersial.com, Jumat (4/6/2021).

"Kita ingin menunjukan keseriusan melalui perakitan lokal di pabrik milik kami. Untuk A Class sendiri diluncurkan perdana pada Oktober 2019, sekarang bulan Juni  dikenalkan versi lokal dan Sgustus akan dikirim ke pelanggan," sambungnya.

Baca juga : Mercedes-Benz Gandeng Siemens Buat Bangun Stasiun Pengisian Daya Truk Listrik

Dijelaskan Dennis, perbedaan rakitan lokal dengam sebelumnya terletak pada harganya, yang tentunya jadi lebih murah.

"New A Class Sedan dipasarkan sebesar Rp 751 juta off the road, sebelumnya dijual Rp 799 juta. Selain harga, perbedaannya juga ada di pelek yang kini berukuran 17 Inci, sebelumnya 18 Inci," terangnya.

Share :

BMW Indonesia Jadi Partner Transportasi Resmi BNI Java Jazz Festival 2022

Dalam kolaborasinya ini, BMW menghadirkan rangkaian dari BMW Seri 3 terbaru diantaranya, BMW 320i Sport dan BMW 320i Dynamic.

Read More
Honda Rilis Teaser Generasi Baru CR-V, Pakai Mesin Hybrid

Pabrikan asal Jepang itu mengklaim bahwa mesin hybrid kali ini dirancang lebih canggih

Read More
Indonesia Pimpin Penjualan Terbesar Mitsubishi Motors Secara Global, Terima Kasih Xpander

Hal itu dibuktikan oleh MMKSI melalui capaian penjualan positif pada keseluruhan tahun fiskal 2021 (April 2021 - Maret 2022) dengan total penjualan lebih dari 114.265 unit, atau berkontribusi lebih dari 12% terhadap penjualan MMC.

Read More