Jakarta, MobilKomersial.com - Standar tekanan udara atau lebih dikenal dengan istilah tekanan angin pada ban mobil berbeda-beda tergantung model, luas penampang pelek yang digunakan, jenis ban luar yang digunakan, serta kapasitas angkut.

Itu sebabnya setiap pabrikan mobil pasti akan memberikan panduan mengenai standar tekanan angin ban mobil. Nah, informasi ini seringkali tidak dilihat oleh pemilik kendaraan. Padahal semua pabrikan mobil seperti Mitsubishi Motors sudah memberikan stiker khusus tentang informasi tekanan angin ban yang sesuai. Posisinya ada di sebelah kanan pengemudi, tepatnya di pilar B bagian bawah dekat jok pengemudi. 

Penting menjaga tekanan angin mobil selalu sesuai rekomendasi sebab kurang atau lebih punya risiko masing-masing. Ban merupakan komponen penting pada mobil yang kerjanya berat sebab menahan beban sekaligus penentu kestabilan berkendara. Dalam keadaan normal dan ban tanpa masalah, tekanan angin ban akan tetap berkurang seiring pemakaian.

Banyak temuan kerusakan ban yang disebabkan karena tekanan angin ban yang tidak sesuai standar baik itu tekanan angina kurang maupun tekanan angina berlebih seperti keausan yang tidak rata, retak pada sisi tapak ban, kawat ban keluar dari sidewall, ban benjol, dan robek melingkar pada sidewall (sisi samping ban).

Baca juga : Berkendara Jauh Wajib Istirahat Setiap 4 Jam Perjalanan, Ini Alasannya

Risiko terparahnya jika terlalu kurang atau kempis dan dipaksa jalan maka yang terjadi adalah ban akan rusak dan risikonya sama berbahaya jika terjadi saat mobil sedang dikendarai di jalan raya. Kalau sudah begini maka mau tidak mau Anda harus mengganti dengan ban yang baru.

Dan perlu diketahui bahwa ban adalah item yang tidak dapat dicover oleh warranty kendaraan. Jadi penting untuk menjaga dan memastikan tekanan angin ban selalu dalam kondisi sesuai rekomendasi pabrikan. Lantas, berapa tekanan yang pas?

Tekanan angin pada setiap ban mobil umumnya dianjurkan sama. Jika satu ban direkomendasikan 30 Psi maka ban yang lain harus mengikutinya agar stabil saat dibawa berkendara. Tekanan udara ini masih bisa menampung beban di mobil hingga 5 penumpang.  

Tetapi perlu diingat apabila membawa muatan atau penumpang belakang, maka tekanan anginnya ditambah. Misal untuk mobil Mitsubishi Xpander jika membawa penumpang sampai kapasitas maksimal yaitu 7 orang maka tekanan udara yang direkomendasikan untuk depan 30 Psi dan belakang 38 Psi. 

Share :

Mau Gowes Nyaman, Perhatikan Tips Bawa Sepeda Menggunakan Mobil

Untuk menuntaskan hasrat bersepeda dengan persiapan matang, beberapa persiapan perlu Anda lakukan.

Read More
Tips Pasang Aksesori Pada Mobil Biar Tampil Makin Keren

Sebagai pemilik mobil, banyak hal yang dapat dilakukan untuk menyegarkan tampilan mobil agar terlihat berbeda, salah satunya adalah menggunakan aksesori.

Read More
Kendaraan Niaga Jadi Penyumbang Emisi Tertinggi, Berikut Tips Hemat BBM Ala Hankook

Hankook Tire mengajak pemilik kendaraan komersial seperti bus dan truk untuk menjaga kelestarian lingkungan.

Read More