Pertama, ban ini memiliki hambatan gulir (rolling resistance) yang rendah. Hal ini berguna untuk penggunaan konsumsi bahan bakar yang lebih efisien. 

Prinsip "eco" berfokus pada emisi yang keluar dari kendaraan. Untuk mendapatkan hambatan gulir yang rendah serta memiliki daya cengkram yang baik, biasanya ban ini dibuat dari compound senyawa silika.

Kedua, ban eco mampu mempertahankan kenyamanan berkendara yang didukung dengan kekakuan dan daya tahan dinding samping ban yang lebih ditingkatkan.

Selain itu, agar semakin optimal dalam berkendara, ban eco dirancang menggunakan kawat strand bead tunggal yang kuat agar ada keseragaman dan pemasangan ban yang lebih ditingkatkan.

Simak juga : Agar Selamat, Sopir Truk Perlu Tau Kode di Dinding Ban, Begini Penjelasan dan Tips dari Hankook

Ban eco cenderung memiliki keausan tapak yang lebih lama sehingga dapat membuat ban berjalan lebih jauh dibanding ban biasa.

Ketiga, ban eco cenderung memiliki penanganan dan respons kemudi yang lebih baik. Hal ini dikarenakan struktur ban menggunakan bead filler yang memiliki kekakuan tinggi. 

Selain itu, ban eco dapat membantu menghadirkan transisi yang lebih mulus saat sprint maupun menikung.

Share :

Pemilik Kendaraan Perlu Tau, Begini Cara Cek Suspensi Kendaraan

Bagian pada kaki-kaki yang harus dicek kondisinya.

Read More
Kerja di Rumah Lagi, Coba Bersihkan Air Flow Sensor Biar Kinerja Mesin Mobil Optimal

Mass Air Flow (MAF) sensor merupakan sensor elektronik yang ada pada mobil. Sensor ini berguna untuk mengukur jumlah kepadatan udara yang nantinya akan masuk ke dalam mesin.

Read More
Perhatikan Baik-baik Bahaya Membawa Muatan Berlebih pada Mobil Pikap

Penggunaan mobil pikap sebaiknya disesuaikan dengan rekomendasi dari pabrikan, sehingga tidak menimbulkan dampak buruk.

Read More