Jakarta, MobilKomersial.com - Sebagian masyarakat banyak yang menganggap mobil bermesin diesel lebih kuat menerjang genangan air maupun banjir dibanding mobil bermesin bensin.

Faktor utamanya, yaitu karena umumnya mobil bermesin diesel punya postur tinggi jenjang karena bodi-nya SUV atau mobil-mobil komersial ringan yang memiliki ground clearance lebih tinggi dari mobil lainnya.

Sebut saja seperti Pajero Sport dan Triton punya Mitsubishi yang menggunakan mesin diesel, alhasil tidak lagi menggunakan busi dan koil sebagai pemantik di ruang bakar layaknya yang ada pada mobil bensin.

Mobil diesel ini menggunakan glow plug untuk sistem pembakarannya. Berbeda dengan mobil bermesin bensin yang menggunakan busi, sistem pembakaran glow plug lebih tahan air.

Baca juga : Rayakan Hari Jadi ke-60, Mitsubishi Motors Thailand Hadirkan Triton Edisi Spesial

Selain itu sistem kelistrikan pada mobil diesel konvensional jauh lebih sederhana dibandingkan mobil bensin, sehingga lebih aman saat menerjang genangan banjir.

Oleh karena kelistrikan yang sederhana itulah, risiko terjadi arus pendek pada mobil diesel juga lebih kecil.

Meski lebih andal dalam urusan melibas banjir, mobil diesel pada dasarnya tetap sama dengan mobil bensin.

Share :

3 Blind Van Paling Murah dan Nyaman Dikendarai

Blind Van didesain untuk mengejar fungsionalitas yang maksimal

Read More
Berikut Pembaruan Van Renault New Trafic, Mulai Dipasarkan pada Akhir 2021

Van medium dengan wajah terbaru ini bakal dipasarkan di Eropa pada akhir 2021.

Read More
New MG ZS Mulai Masuk Pasar Indonesia, Eksterior-Interior Stylish Jadi Andalan

Pembaruan SUV New MG ZS dapat dilihat dari sisi desain interior dan eksteriornya yang nampak stylish.

Read More
honda

Terkini

Terpopuler