Jakarta, MobilKomersial.com – Di hari ke empat di masa pelarangan mudik lebaran 2021, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan peninjauan di beberapa titik. Beberapa titik yang ditinjau Menhub, yaitu: Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni dan Merak, serta Pos Penyekatan di Gerbang Tol Pejagan, Jawa Tengah.

Berdasarkan pantauan tersebut, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengklaim jumlah pergerakan kendaraan di masa pelarangan mudik pada hari ke empat menurun secara signifikan. Meski demikian, angkutan logistik atau pengiriman barang masih berjalan stabil. 

Turut hadir Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Ketua DPR Puan Maharani, Menkes Budi Gunadi Sadikin, MenPUPR Basuki Hadimuljono, dan Kepala BNPB/Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo.

Menhub mengklaim, pengendalian transportasi khususnya di sektor udara, kereta api dan sektor laut, praktis dapat dikendalikan dengan baik.

”Di sektor udara turun hingga 93%, sektor kereta api turun hingga 90%, dan sektor laut turun hingga 90%, artinya upaya peniadaan ini efektif berjalan dengan baik. Sementara itu angkutan logistik berjalan stabil seperti biasa,” kata Budi, Minggu (9/5/2021).

Meski demikian, menhub mengungkapkan tantangan terberat adalah melakukan pengendalian transportasi darat dan mengontrolnya agar dapat berjalan efektif. 

”Apa yang terjadi di sektor transportasi darat ke arah Jawa Tengah ini terjadi suatu penurunan yang banyak sekali. Di masa peniadaan mudik arus lalu lintas turun sampai 45 persen. Bahkan saat kami lakukan overview, lalu lintas di jalan tol terlihat lengang. Saya mengapresiasi petugas kepolisian, TNI dan unsur terkait lainnya karena penyekatan berlapis ini cukup efektif,” kata Menhub.

Menhub mengimbau kepada seluruh petugas agar mewaspadai dan mengantisipasi potensi lonjakan arus lalu lintas pada H-4 dan H-3 menjelang lebarang. Selain itu, Budi juga ingin memastikan angkutan logistik tetap berjalan selama masa pandemi. 

”Kami ingin juga memastikan angkutan logistik tetap berjalan tanpa hambatan di masa peniadaan mudik ini. Di Merak dan Bakauheni pergerakan logistik hanya mengalami penurunan 5 persen. Artinya angkutan logistik tetap berjalan baik,” tutur Menhub.

Menhub menjelaskan, pergerakan penumpang di Pelabuhan Penyeberangan Merak maupun Bakauheni sangat terkendali. Tercatat hingga hari keempat masa peniadaan mudik, jumlah penumpang mengalami penurunan antara 80-90 persen.

Menhub mengapresiasi petugas yang telah melakukan penyekatan yang berlapis. Jadi apabila masyarakat yang bersikeras mudik lolos di titik awal, maka akan ada penyekatan lagi di titik berikutnya. Sehingga dapat mengurangi potensi adanya celah.

Berdasarkan data, pada Sabtu, 8 Mei 2021 kemarin atau hari ketiga masa penidaan mudik, tercatat penumpang yang berangkat dari Pelabuhan Merak untuk kepentingan nonmudik hanya sebanyak 3.050 penumpang, dari 25-28 ribu penumpang perharinya di hari biasa.

 

 

Share :

Pertashop Dexlite Pertama di Jateng Resmi Dibuka

Pertashop yang menyalurkan BBM jenis diesel resmi beroperasi untuk pertama kalinya di Jawa Tengah.

Read More
Dipilih Jadi Ban Orisinal Honda Vezel Hybrid 2021, Ini Keunggulan Kinergy Eco2

Kinergy Eco2, dipastikan bakal menjadi ban original Honda Vezel Hybrid 2021 yang dipasarkan di Jepang

Read More
Daihatsu Kembali Gelar Program Penjualan Virtual di Akhir Pekan

Jakarta, MobilKomersial.com - Daihatsu kembali mengadakan program penjualan dan hiburan menarik melalui acara bertajuk Virtual Daihatsu Festival pada Sabtu, 26 Juni 2021.

Read More