Jakarta, MobilKomersial.com – Realisasi penerapan Euro 4 di Indonesia belum mendapat titik terang. Jika sebelumnya standar emisi Eruo 4 untuk kendaraan bermesin diesel bakal diterapkan pada bulan April 2021 kini harus mundur hingga April 2022 mendatang karena pertimbangan pandemi Covid-19.

Sampai hari ini, Indonesia masih tertinggal dalam penerapan Euro 4 dibandingkan dengan negara-negara di Asean. Karena, Indonesia menjadi tiga negara terakhir, selain Myanmar dan Laos, yang menerapkan Euro 4. Thailand sudah menerapkan Euro 4 sejak 2012, disusul Vietnam pada tahun 2012 dan Filipina tahun 2015. Bahkan Singapura, telah menerapkan Euro 5 pada 2014 silam. 

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menilai keterlambatan penerapan Euro 4 adalah sebuah ironi. Pasalnya populasi kendaraan Euro 4 atau setidaknya mengadopsi teknologi Euro 4, di Indonesia terbilang cukup banyak dan telah tersebar. Mengacu dari data BPS tahun 2016, jumlah kendaraan Euro 4 sudah mencapai 24,16 juta dari total 129,28 juta kendaraan yang ada di Indonesia. 

Baca juga: Gandeng KNKT, Hino Adakan Seminar Peduli Keselamatan Berlalu lintas

Berdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan bila teknologi Euro 4 di Indonesia memang telah lama dikembangkan atau diuji coba. Sedangkan dari sisi pabrikan di Indonesia, tentu saja telah siap dengan perubahan besar teknologi truk-bus di Indonesia. Karena Euro 4 ini merupakan pasar yang menggairahkan bagi industri otomotif. 

”Industri otomotif di Indonesia harus menutup produksi kendaraan otomotif Euro 2 dan beralih ke Euro 4. Sedangkan industri otomotif sangat mendukung dan siap. Karena kami sendiri berharap penerapan Euro IV segera direalisasikan karena Euro IV sangat menguntungkan bagi industri otomotif,” kata Yohanes Nangoy, Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). 

Baca juga: Hino Berikan Alat Peraga Cabin Assembly Kepada SMK Karya Nasional

Oleh karena itu, meski implementasi regulasi ini harus mundur satu tahun, Agen Pemegang Merek (APM) penyedia kendaraan komersial di Indonesia tetap bersiap seiring dengan penyiapan infrastruktur pendukung kebijakan ini serta pemulihan ekonomi pascapandemi. 

Pengembang Common Rail Pertama di Dunia

PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) adalah salah satu APM yang menjual produk truk dan bus di Indonesia juga bersiap dengan tantangan emisi Euro 4. Pabrikan motor asal negeri Sakura ini mengklaim dirinya cukup siap menghadirkan kendaraan-kendaraan komersial dengan standar Euro 4.

next>

Share :

Pertamina Resmikan 17 Titik BBM Satu Harga, Target 80-100 Titik per Tahun

BBM 1 harga yang dimulai sejak tahun 2017 adalah salah satu butir Nawa Cita dari Pemerintahan Presiden Joko Widodo

Read More
Trakindo Meluncurkan Cat 323 GC, Beri Jaminan Hemat Bahan Bakar

Keunggulan Cat 323 GC adalah kemampuannya dalam menghemat bahan bakar hingga 25%

Read More
Minimalisasi Kecelakaan Truk, Goodyear dan Plus Berkolaborasi di Truk Otonom

Truk dan bus adalah kendaraan yang memiliki tingkat kecelakaan terbesar di Indonesia.

Read More
honda

Terkini

Terpopuler