Jakarta, MobilKomersial.com – Ban kendaraan adalah bagian terpenting dalam kendaraan. Biaya yang dikeluarkan untuk komponen ini merupakan yang terbesar kedua setelah bahan bakar. Selain itu, ban juga masuk dalam aspek keselamatan di kendaraan. 

Pemilik kendaraan perlu kerap memperhatikan kondisi ban kendaraan mereka. Ketika muncul indikasi kerusakan, ban wajib segera diganti dengan yang baru. Jika terdapat retak halus pada ban kendaraan, apa yang perlu dilakukan? Apakah ban dengan retak halus perlu segera diganti?

Retakan halus pada ban sering disebut retak rambut di mana kondisi ini kerap terjadi di ban kendaraan kita. Retakan-retakan itu dapat kita jumpai di bagian dinding samping ban. Hal semacam ini kebanyakan kita jumpai di ban cadangan yang tidak terpakai. Meski demikian, tidak menutup kemungkinan ban baru juga mengalaminya.

Baca juga: Dunlop Shop Pertama di Papua Resmi Berdiri

Hal pertama yang terjadi ketika ban mengalami retak rambut adalah ban nampak lebih buruk dan tidak menarik dari segi estetika. Apabila mengalami kondisi semacam ini, pemilik kendaraan tidak perlu buru-buru mengganti ban. Karena retak halus di ban masih bisa ditoleransi, asalkan retakannya benar-benar halus dan dangkal.

Selain itu, yang harus diperhatikan pada retak rambut pada ban adalah melihat retakan itu dengan lebih mendetail. Apabila kedalaman keretakan kurang dari 1 mm, ban kendaraan tidak perlu diganti. Karena kondisi ban masih tetap prima dan bekerja sebagaimana mestinya. 

Baca juga: Ban Senyap Milik Dunlop Ini Diklaim Turunkan Kebisingan Hingga 15% Dibandingkan Ban Biasa

Meski ada retak halus di ban, namun struktur ban memiliki beberapa lapisan yang mampu bertindak sebagai pengaman. Bagian ban lain seperti carcass ply atau tubeless inner liner masih dapat melindungi dari kebocoran. Ditambah lagi dengan adanya serat benang nilon dan lapisan karet di ban yang mampu menambah kekuatan.

Jika keretakan ban ada pada bekas tambalan ban, bisa jadi bagian dalam ban sudah terkelupas sehingga ban kendaraan wajib diganti. 

Baca juga: Dukung Pengusaha Logistik dan Otobus, Bridgestone Indonesia Tambah Layanan Mobile Service

Meski retak halus adalah hal wajar, namun kita perlu mengetahui penyebabnya. Berikut adalah penyebap keretakan: 

Faktor Cuaca

Bahan baku ban adalah karet dan material ini masih dapat pengaruh pada kondisi cuaca. Apabila ban kendaraan sering terkena panas, air, lembap atau cairan lain secara terus menerus, maka karet luar ban bisa retak. Namun, keretakan karena faktor ini tidak berbahaya bagi ban. 

next>

 

Share :

Ada Potongan Harga PPnBM, Begini Tips Memilih Asuransi Mobil yang Tepat

Sebagai barang mewah, saat melakukan pembelian mobil tak ada salahnya menggunakan layanan asuransi karena mobil adalah aset yang harus dilindungi agar terhindar dari hal yang tak diinginkan.

Read More
Pentingnya Bawa APAR di Mobil Agar Terhindar dari Kebakaran Mobil

Banyaknya kasus mobil terbakar mendorong pemerintah mengeluarkan peraturan yang mewajibkan mobil baru dilengkapi Alat Pemadam Api Ringan atau APAR.

Read More
5 Tips Berkendara Aman dan Nyaman di Bulan Puasa

Agar tetap aman dan nyaman saat berkendara serta tidak mengganggu jalannya puasa, Suzuki Indonesia memberikan lima tips berkendara di bulan puasa.

Read More
honda

Terkini

Terpopuler