Terkait hukuman bagi pemudik di momentum lebaran tahun 2021, Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi menegaskan akan berpatokan pada Undang-Undang (UU) Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. 

"Setiap orang yang tidak mematuhi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) dan/atau menghalang-halangi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan sehingga menyebabkan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp 100.000.000,00 (seratus juta rupiah)," bunyi pasal 93 dikutip MobilKomersial.com.

Baca juga: Cerita Pilu Para Pengusaha Bus AKAP Lintas Sumatra

Sedangkan hukuman untuk PNS yang nekat mudik juga telah diatur di dalam pasal yang lebih spesifik, yakni di dalam Surat Edaran (SE) No. 11/SE/IV/2020. Hukuman untuk pelanggar di sini adalah penundaan kenaikan gaji berkala selama satu tahun, penundaan kenaikan pangkat dan penurunan pangkat selama satu tahun. 

Sementara itu, di lain pihak, perusahaan otobus yang keberatan dengan aturan tersebut mengaku tidak dapat berbuat banyak. Perusahaan otobus juga sedang menunggu petunjuk teknis terkait larangan mudik. 

”Walaupun berat, kami akan patuh pada aturan pemerintah, sepanjang pelaksanaannya adil dan merata di lapangan,” kata pemilik PO Sumber Alam Group Anthony Stefen Hambali kepada Mobilkomersial.com, Selasa (30/3/2021). 

Baca juga: Terminal Bayangan Bakal Ditertibkan, IPOMI: Dinas Perhubungan Jangan Naif dan Tebang Pilih

Keluhan yang sama juga disampaikan Harry Harby, Pemilik Perusahaan Otobus Harby Tour Padang. Menurut Harry, ketika perusahaan transportasi mulai merangkak dari satu tahun keterpurukan, justru pemerintah melarang mudik tahun 2021. 

”Kini kami bakal terpuruk lagi. Kegiatan roda ekonomi mulai berjalan dengan adanya standart protokol kesehatan, kami pengusaha teansportasi mulai bangun dari mati suri sekian bulan akibat pandemi ini. Libur idul fitri yang kami harapkan sebagai momentum untuk bangkit dari keterpurukan, seketika sirna bagai mimpi buruk,” keluhnya. 

Meski begitu, sebagai pelaku usaha dan warga yang baik, ia hanya bisa taat pada aturan pemerintah. 

 

Share :

Sudiro Tungga Jaya Rilis 2 Bus Premium Baru Dengan Sasis Tronton Volvo B11R

Seperti armada STJ lainnya, kedua armada baru itu juga memiliki julukan, yaitu Thariq dan Faqih

Read More
Di Jerman, Bus Antar Kota Setra MultiClass Dijadikan Ambulans, Intip Spesifikasinya

Dalam perjuangannya melawan pandemi Covid-19, Palang Merah Jerman telah mengandalkan bus antarkota model bisnis S 415 LE dari Setra MultiClass untuk digunakan sebagai ambulans

Read More
PO EPA Star Rilis Satu Unit Bus Baru Buatan Karoseri Tentrem

Bus ini direncanakan mengisi jalur Tasik-Padang-Lubuk Basung Pergi Pulang (PP)

Read More
honda

Terkini

Terpopuler