Jakarta, MobilKomersial.com – Pemerintah telah mengeluarkan keputusan pelarangan aktivitas mudik lebaran tahun 2021. Larangan mudik tersebut akan berlaku dari tanggal 6-17 Mei 2021. Aturan ini berlaku untuk Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai BUMN, TNI/Polri, swasta dan seluruh masyarakat. 

Pelarangan mudik tersebut didasarkan pada hasil rakor beberapa menteri, lembaga terkait dan dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy, Jumat (26/3/2021). Aturan ini dibuat untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 sebagaimana yang terjadi di libur natal dan tahun baru 2020.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy menegaskan bila di tahun 2021 ini mudik ditiadakan. Menurut dia, aturan tersebut berlaku untuk semua masyarakat.  

Baca juga: Setuju Larangan Mudik, Kemenhub Susun Pengendalian Transportasi

”Sesuai arahan Bapak Presiden dan hasil keputusan rapat koordinasi tingkat menteri maka ditetapkan bahwa tahun 2021 mudik ditiadakan,” ujarnya dalam keterangan pers yang digelar secara daring usai rakor.

Menindaklanjuti pelarangan mudik tersebut, Korlantas Polri berencana melakukan penyekatan dan operasi yustisi untuk pergerakan masyarakat. Meski demikian, pihak Korlantas mengaku belum bisa memastikan titik penyekatan untuk mencegah laju pemudik. 

Baca juga: Soal Larangan Mudik, Bismania Community Minta Pemerintah Perkuat Aturan di Lapangan

”Kami akan mencegah dan menindak dengan tegas dan humanis,” kata Kabag Ops Korlantas Polri, Kombes Pol. Rudi Antariksawan, Sabtu (27/3/2021).

Hal senada juga dilakukan oleh Kementerian Perhubungan yang juga mendukung pelarangan mudik. Budi Karya menyatakan pihaknya akan melakukan pengendalian transportasi. 

next >

Share :

Larangan Mudik, DPP Organda: Pemasangan Stiker Jadi Langkah Solutif dan Terukur

DPP Organda sambut baik Surat Dirjen Perhubungan Darat soal pemasangan stiker bus AKAP dan AJAP.

Read More
Pemprov DKI Sediakan Bus Transjakarta Gratis di Tanah Abang

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan 5 armada Transjakarta gratis bagi penumpang yang tidak bisa naik KRL.

Read More
Wow! PO Sinar Jaya Rilis 6 Unit Bus Legacy SR2 Suites Class dengan Kabin Social Distancing

Perusahaan Otobus (PO) Sinar Jaya kembali menambah armada baru. Tak tanggung-tanggung, PO ini menghadirkan 6 unit bus Legacy SR2 Suites Class buatan Karoseri Laksana.

Read More
honda

Terkini

Terpopuler