Ohio, MobilKomersial.com - The Goodyear Tire & Rubber Company dan Cooper Tire & Rubber Company mengumumkan penandatanganan perjanjian transaksi definitif dimana Goodyear akan mengakuisisi Cooper dengan total nilai perusahaan sekitar $ 2,5 miliar atau setara Rp 35 triliun. 

Transaksi ini akan memperluas posisi tawar produk Goodyear di pasar dengan menggabungkan dua portofolio merek komplementer. 

Akuisisi ini juga akan menciptakan pabrikan berbasis di Amerika yang lebih kuat dengan peningkatan saluran distribusi dan ritel, sekaligus menggabungkan kekuatan kedua perusahaan dalam segmen produk truk ringan dan SUV. 

Didirikan pada 1914, Cooper adalah produsen ban terbesar ke-5 di Amerika Utara berdasarkan pendapatan, dengan sekitar 10.000 karyawan yang bekerja di 15 negara di seluruh dunia. 

Baca juga : Kembangkan Sayap di Perusahaan Teknologi Truk, Goodyear Tanam Investasi ke TuSimple

Produk Cooper diproduksi di 10 fasilitas di seluruh dunia, termasuk pabrik yang dimiliki sepenuhnya dan usaha patungan. Portofolio merek perusahaan meliputi Cooper, Mastercraft, Roadmaster dan Mickey Thompson.

"Ini adalah hari yang menggairahkan dan transformasional bagi perusahaan kami," kata Richard J. Kramer, Ketua, CEO, dan Presiden Goodyear. 

Menurutnya, penambahan portofolio produk ban komplementer Cooper dengan aset manufaktur berkemampuan tinggi, ditambah dengan teknologi dan industri Goodyear memimpin distribusi, memberikan peluang perusahaan gabungan untuk meningkatkan efisiensi biaya dan penawaran yang lebih luas untuk jaringan pengecer kedua perusahaan. 

"Kami yakin kombinasi ini akan memungkinkan kami memberikan layanan yang semakin baik untuk pelanggan dan konsumen kami sambil memberikan nilai bagi pemegang saham," lanjut dia.

Simak juga : Sasar Target Sedan Kelas Menengah, Goodyear Luncurkan Eagle F1 Sport

"Kami sangat menghormati tim Cooper dan berbagi komitmen terhadap integritas, kualitas, ketangkasan dan kerja tim. Kami menantikan untuk menyambut Cooper ke dalam keluarga besar Goodyear," Kramer menambahkan. 

Brad Hughes, Presiden & CEO Cooper, menambahkan, Cooper telah berubah menjadi organisasi dinamis yang digerakkan oleh konsumen dengan jalan menyeimbangkan saluran tradisional dan saluran baru untuk meningkatkan permintaan produk kami, sekaligus memperbarui dan secara efektif memanfaatkan jejak produksi global perusahaan. 

"Transaksi ini menandai dimulainya babak baru untuk Cooper, dimana kami masuk dengan kondisi yang didasari oleh kekuatan. Kami percaya bahwa hal tersebut menggambarkan kesempatan yang menarik untuk memaksimalkan nilai bagi para pemegang saham kami," tuturnya.

Share :

Standar Emisi Euro4 Mesin Diesel Berlaku Tahun Depan, Evalube Andalkan Super Transco

Evalube Lubricants berkomitmen untuk terus fokus mendukung kebijakan pemerintah terkait penerapan standar Euro4 pada kendaraan bermesin diesel di Indonesia.

Read More
Banyak Punya Produk Otomotif dan Medikal, Willbern Kenalkan Website Baru

Untuk mendukung penjualan di marketplace, Willbern menghadirkan website official untuk mendukung akses informasi produknya.

Read More
Momen Ramadhan, Evalube Santuni Anak Panti Asuhan dan Pekerja Informal di 5 Kota

tahun ini, Evalube kembali mengadakan kegiatan rutin tahunan bertajuk 'My Ramadhan, My Charity' yang telah dilaksanakan di 5 Kota besar.

Read More
honda

Terkini

Terpopuler