Hal ini dapat membahayakan terutama dalam kondisi jalan basah atau hujan. 

Untuk memastikan keamanan berkendara, pengendara disarankan memeriksa keausan ban secara teratur. 

Caranya dengan memeriksa indikator keausan atau kedalaman tapak ban sebagai berikut:

Pastikan mobil dalam posisi rem tangan aktif dan berada pada gigi satu (untuk jenis kendaraan dengan gearbox manual) atau parkir (untuk kendaraan jenis otomatis).

Periksa kedalaman alur tapak utama di beberapa tempat di sekitar dan di sekitar ban, menggunakan pengukur seperti yang diinstruksikan oleh produsen kendaraan (maksimum sisa alur yang direkomendasikan adalah 1.6 mm – harus menggunakan alat pengukuran). 

 

Bersihkan Batu Kerikil yang Bersarang di Ban 

Kerikil kecil terselip di tapak ban seringkali tidak diperhatikan oleh pengendara, walaupun sekilas tak terlihat berbahaya.

Kerikil yang terselip pada tapak ban dapat merusak ban serta membahayakan pengendara, apalagi bila ban punya pola halus atau rapat. 

Pola kembang pada ban dirancang untuk membuang air pada bagian tengah ban sehingga daya cengkeram ban di jalan basah akan meningkat. 

Kerikil yang bersarang pada tapak ban dapat melukai ban dan membuat korosi timbul pada serat baja di dalam ban.

Share :

Pemilik Kendaraan Perlu Tau, Begini Cara Cek Suspensi Kendaraan

Bagian pada kaki-kaki yang harus dicek kondisinya.

Read More
Kerja di Rumah Lagi, Coba Bersihkan Air Flow Sensor Biar Kinerja Mesin Mobil Optimal

Mass Air Flow (MAF) sensor merupakan sensor elektronik yang ada pada mobil. Sensor ini berguna untuk mengukur jumlah kepadatan udara yang nantinya akan masuk ke dalam mesin.

Read More
Perhatikan Baik-baik Bahaya Membawa Muatan Berlebih pada Mobil Pikap

Penggunaan mobil pikap sebaiknya disesuaikan dengan rekomendasi dari pabrikan, sehingga tidak menimbulkan dampak buruk.

Read More