Jakarta, MobilKomersial.com - Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) memperpanjang penghentian operasional bus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Propinsi (AKDP) di  terminal di Jakarta, Bogor, Depok dan Tangerang hingga 7 Juni 2020. 

Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Polana Pramesti mengatakan bahwa kebijakan ini merupakan tindak lanjut terbitnya Keputusan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor KM 116 Tahun 2020 tentang Perpanjangan Masa Berlaku Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri Tahun 1441 H dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Polana menyebut, untuk lingkup Jabodetabek, Bus AKAP hanya beropeasi terbatas di Terminal Pulogebang, Jakarta Timur yang berada di bawah pengelolaan Pemerintah DKI Jakarta.

"Pengoperasian secara terbatas Terminal Pulogebang, Jakarta untuk menindaklanjuti terbitnya Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 yang kemudian diubah dengan Surat Edaran Nomor 5 Tahun 2020 Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19)," ucapa Polana dalam keterangannya, Minggu (31/5/2020).

Baca juga : Bisnis Bus Pariwisata Tiarap, Gilang Widya Bos PO Juragan 99 Trans Siapkan Skema Alternatif

Meski Terminal Pulogebang beroperasi, namun Polana menegaskan mereka yang boleh bepergian ke luar Jakarta melalui terminal ini ditujukan kepada masyarakat yang memiliki kepentingan perjalanan yang mendapatkan kriteria pengecualian atau mereka yang yang memiliki Surat izin keluar masuk (SIKM).

"Pengoperasian secara terbatas Terminal Pulogebang hanya untuk memberikan layanan kepada masyarakat yang memiliki kepentingan perjalanan yang mendapatkan kriteria pengecualian dan memenuhi kriteria yang dipersyaratkan," tukasnya.

Penghentian layanan sementara ini diharapkan dapat menghambat pergerakan orang yang bermaksud balik atau masuk ke wilayah Jabodetabek yang berpotensi dapat kembali menyebarkan penyakit covid-19, mengingat seluruh wilayah Jabodetabek masih menerapkan PSBB.

"Untuk itu kami menghimbau kepada masyarakat yang terlanjur mudik keluar Jabodetabek untuk menunda terlebih dahulu perjalanan kembali ke Jabodetabek," imbuhnya.

Menurut Polana, penghentian operasi pelayanan tidak berlaku bagi angkutan perkotaan dan lintas wilayah di dalam Jabodetabek.

Sejak tanggal 24 April hingga hari kedua lebaran atau tepatnya 25 Mei 2020, beberapa terminal masih memberikan layanan angkutan perkotaan dan lintas wilayah dalam Jabodetabek.

Share :

Powertrain Jadi Kunci Bus Scania Coach Hemat Bahan Bakar Hingga 5%

selama tiga tahun lebih tim R&D Scania menemukan inovasi penghematan bahan bakar hingga 5%.

Read More
Transjakarta Bersama Higher Uji Coba Bus Listrik dengan Rute Blok M - Balai Kota

Bus listrik merk Higer ini memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan bus konvensional.

Read More
Volvo Buses: Pengemudi Beri Respons Positif Terkait Sistem Bus Otonom

Volvo Buses berada di garis depan penelitian di bidang ini dan bekerja sama dengan akademisi dan mitra lainnya.

Read More