Jakarta, MobilKomersial.com - Sebagai solusi mencegah penyebaran virus COVID-19, pemerintah memberlakukan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). 

Dengan adanya peraturan ini, aktivitas di luar rumah otomatis semakin dibatasi dan penggunaan kendaraan pribadi pun semakin berkurang. Hal ini tentunya akan berdampak pada kesehatan kendaraan.

“Karena ketika mobil jarang dipakai bukan berarti akan aman-aman saja. Mulai dari mesin hingga komponen kendaraan lainnya pasti akan terganggu kesehatannya. Oleh karena itu pemilik perlu tetap waspada dan tetap melakukan rutinitas pengecekan komponen-komponen kendaraan,” ungkap Ranggi Troissyna Mayoowari, Product Manager Otomotif PT Kawan Lama Sejahtera

Maka, Untuk menjaga mobil tetap prima, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Berikut tips seputar cara memeriksa kesehatan mobil di masa PSBB:

Memanaskan mobil

Rutin memanaskan mobil setiap hari agar sistem pelumasan pada mesin dapat berjalan dengan baik dan memastikan semua indikator di instrument cluster mobil tidak menunjukkan kendala apapun (error message).

Baca juga : Cara Merawat Mobil saat Work From Home

Pengisian daya aki

Jika mesin hidup setelah beberapa kali starter, maka biarkan mesin menyala kurang lebih 30 menit, setelah itu coba starter kembali. Namun, jika mesin mobil kembali bermasalah dan perlu beberapa kali starter, maka coba injak gas sampai dengan RPM kurang lebih di atas 1500. 

Hal ini memastikan jika kita injak gas di atas 1500 RPM maka alternator kendaraan mengisi daya aki dengan tegangan di atas 13 volt, sehingga aki mobil dapat terisi dengan baik. Tunggu kurang lebih 10 menit maka setelah itu kita coba start kembali, jika mobil gampang untuk hit-up artinya mobil kita hanya perlu perawatan untuk pengisian daya aki.

Cek kondisi oli

Cek juga kondisi oli mesin dengan menggunakan dipstick oli. Lihat hasilnya setelah pengecekan, apabila warnanya kekuningan, maka kondisi mesin masuk dalam kategori normal. Namun, apabila warnanya hitam pekat, sudah saatnya mengganti oli. Selain itu cek juga kondisi level oli, apabila berada di antara level minimum dan maksimum pada dipstick artinyamasih di batas aman. Atau bisa dipastikan dengan melihat buku service atau Tag Service.

Cek air radiator

Setelah itu cek air radiator, pastikan berada di level garis normal pada radiator coolant tank. Jika kurang, Anda bisa tambahkan air radiator. Disarankan memakai cairan radiator coolant. Setiap mobil dipanaskan, cek kembali level air radiator. Jika trennya menurun, bisa dipastikan mobil terkendala pada sistem pendinginan.

Share :

Jangan Sembarangan Bersihkan Ruang Bakar, Ini yang Baik Bagi Mesin Kendaraan

Banyak yang salah kaprah tentang aplikasi carbon clean ke ruang bakar, dalam jangka panjang, liquid atau cairan yang bersifat keras atau merusak tersebut dapat mengikis internal mesin

Read More
Sebelum Digunakan, Simak Kiat Merawat Bodi Mobil Versi Suzuki

Sebelum kendaraan Anda siap untuk digunakan kembali, pastikan tampilan kendaraan juga dalam kondisi terbaik.

Read More
Lama di Garasi, Ini Tips Merawat Bodi Mobil Agar Tidak Tergores Kotoran yang Menempel

Bagi pemilik kendaraan yang bodi-nya sudah di detailing atau sudah pernah di coating, pemilik racikan Callys Super Glossy ini menjelaskan bahwa sebaiknya hindari penggunaan shampoo mobil yang ber-Ph tinggi.

Read More
honda

Terkini

Terpopuler