Jakarta, MobilKomersial.com - Para pengusaha bus masih menunggu kepastian pembatasan akses sarana transportasi keluar masuk DKI Jakarta dan sekitarnya.

Pembatasan sarana transportasi tersebut semakin menguat setelah munculnya Surat Edaran Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Nomor 5 Tahun 2020 yang didasari kebijakan Presiden Joko Widodo mengenai Pembatasan Sosial Berskala Besar.

Ketua Umum Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (IPOMI), Kurnia Lesani Adnan mengatakan, pihaknya belum bisa hentikan operasional jika peraturan tersebut masih sekadar rekomendasi. Menurutnya surat edaran itu masih bersifat imbauan dan akan dibahas hari ini (2/4).

"Edaran itu tidak memenuhi kriteria Pasal 4 ayat (1) PP 21 Tahun 2020. Edaran itu hanya untuk mendukung karantina wilayah (lockdown). Pada pasal 4 ayat (1) huruf di tempat atau fasilitas umum itu misalnya menutup tempat hiburan wisata dan sebagainya. Bukan menutup jalan/akses," papar dia kepada MobilKomersial.com, Rabu (1/4).

Baca juga : BPTJ Layangkan Surat Penghentian Operasional Transportasi di Jakarta, Kemenhub: Masih Tunggu Kemenkes

Pria yang akrab disapa Sani ini menyebut, para pegusaha bus hanya bisa pasrah jika rencana penutupan sementara aktivitas bus antarkota antarprovinsi (AKAP) dari dan ke Jakarta diberlakukan.

"Langkah kami, ikuti arahan pemerintah, kami (pengusaha otobus) tidak bisa berbuat banyak. Tapi, kalau pemerintah siap, kami pasti siap, itu prinsipnya," tegasnya.

Share :

Dishub DKI Sediakan Bus Sekolah Gratis, Antisipasi Lonjakan Penumpang KRL

Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta menyiapkan puluhan bus sekolah, untuk mengangkut sebagian penumpang KRL

Read More
Hyundai Luncurkan Minibus Listrik, Baterainya Bisa Tempuh 250 Kilometer

Hyundai Motor Company memperkenalkan County Electric untuk pasar Korea

Read More
Hari Ini TransJakarta Kembali Operasikan 107 Rute Tambahan, Berikut Daftarnya

Mulai tanggal 1 juli 2020, TransJakarta kembali mengoperasikan 107 rute yang sempat dihentikan karena Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)

Read More