Bogor, MobilKomersial.com - PT Daimler Commercial Vehicle Indonesia (DCVI) sebagai agen tunggal penjualan resmi kendaraan komersial Mercedes-Benz di Indonesia, melaporkan bahwa di tahun 2019, penjualan truk dan truknya mengalami penyusutan.

Di segmen truk heavy-duty (≥16ton), dan segmen bus (>8ton) merek Mercedes-Benz menyusut jauh dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Meskipun demikian, Mercedes-Benz berhasil mempertahankan volume penjualan seperti di tahun sebelumnya.

"DCVI berhasil menjual total 2.695 kendaraan niaga, yang terdiri dari 1.861 truk dan 834 bus sepanjang 2019 lalu," ucap Jung Woo Park, Presiden Direktur PT DCVI kepada MobilKomersial.com saat ditemui di Pabrik Wanaherang, Bogor, Selasa (1/2/2020).

Baca juga : Daimler Indonesia Bakal Bawa 2 Produk Baru di GIICOMVEC 2020

Ia menjelaskan, pangsa pasar kendaraan truk Mercedes-Benz meningkat sebesar 1.3%.

Sementara, kata dia, untuk bus Mercedes-Benz di Indonesia berhasil meningkatkan penjualan bus dibandingkan tahun sebelumnya.

"Penjualan bus Mercedes-Benz meningkat sebesar 2.6% dibandingkan tahun sebelumnya yang didominasi oleh varian MB OH 1626 transmisi manual," ungkap Jung.

Share :

Penghentian Operasional Bus Jurusan Jakarta, Kemenhub Sebut Masih Imbauan

Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi masih akan mengkaji ulang mengenai penghentian operasional bus AKAP di Jakarta

Read More
Presiden Jokowi: Ada 14 Ribu Penumpang Bus Keluar dari Jabodetabek

Jokowi menyebut angka tersebut diakumulasikan dengan pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi atau moda transportasi lainnya. Untuk itu, dia meminta agar ada pergerakan untuk membatasi jumlah orang yang berpindah ke tempat lain.

Read More
Mulai Sore Ini, Dishub DKI Hentikan Layanan Bus Jurusan Jakarta

Dinas Perhubungan DKI Jakarta menerbitkan surat penghentian layanan bus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP), Antar Jemput Antar Provinsi (AJAP) dan bus Pariwisata, guna mencegah penyebaran wabah virus corona.

Read More