Jakarta, MobilKomersial.com - Surat Izin Mengemudi (SIM) kini sudah berganti menjadi SIM Pintar alias Smart SIM sejak September 2019 lalu.

Keunggulan SIM jenis baru ini adalah dapat menyimpan data forensik hingga menjadi uang elektronik. 

Cara membuat Smart SIM pun tidak jauh berbeda dari SIM biasa yang saat ini masih berlaku.

Bedanya hanya, pemohon tidak perlu mengantre lama karena alur pembuatan Smart SIM diklaim lebih cepat dari SIM model lama.

Baca juga : Peralihan Pengurusan SIM ke Kemenhub Sulit Direalisasikan

Sedangkan untuk tarif, masih tidak ada perubahan seperti pembuatan SIM terdahulu.

Biaya pembuatan SIM sendiri sudah sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2016.

Seperti diketahui, pada PP tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia, biaya membuat SIM dibagi beberapa jenis.

Share :

Pandemi Corona Meluas, Detroit Auto Show 2020 Resmi Ditunda

Pembatalan NAIAS 2020 berawal dari sebuah memo yang dikirim pihak penyelenggara acara kepada sponsor pada hari Sabtu, 28 Maret 2020 lalu.

Read More
Ditlantas Polda Metro Tegaskan Tidak Ada Penutupan Jalan di Jakarta

Sempat beredar luas melalui pesan berantai mengenai rencana penutupan jalan dan penutupan tol di wilayah DKI Jakarta, untuk mengisolasi wilayah DKI Jakarta.

Read More
Bantu Tangani Corona, Mercedes-Benz Tawarkan Printer 3D untuk Cetak Alat Medis

Mercedes-Benz telah mengumpulkan pengalaman dalam penelitian dan penerapan manufaktur aditif selama sekitar 30 tahun. Di sektor mobil penumpang, pencetakan 3D biasanya digunakan dalam konstruksi prototipe dan produksi seri kecil.

Read More