Jakarta, MobilKomersial.com - Tahun 2020 menjadi bersejarah bagi PT Mercedes-Benz Indonesia, karena genap 50 tahun mobil pabrikan Jerman itu melayani mobilitas masyarakat Indonesia.

Sejarah Mercedes-Benz di Indonesia

Tahun 1894 mobil pertama Mercy, yaitu Benz Victoria Phaeton tiba di pulau Jawa. Ini merupakan delapan tahun, setelah Carl Benz membangun mobil pertamanya di dunia.

Kendaraan bermotor ini telah dimiliki oleh orang Indonesia. Beliau adalah Sultan Soerakarta - sekarang Solo - Pakoe Boewono X, yang memesan mobil Benz dari Pröttle & Co., sebuah perusahaan yang berlokasi di Passer Besar di Surabaya.

Baca juga : HUT ke-50, Mercedes-Benz Donasi Replika Benz Patent-Motorwagen ke Museum Nasional

Benz Victoria Phaeton yang diimpor dari Eropa tersebut bernilai 10.000 Gulden. Kendaraan ini memiliki tenaga 5 hp, mesin satu silinder dengan perpindahan 2 liter dan dilengkapi dengan ban karet yang keras.
 
Pada era ini, sebagian besar transportasi darat merupakan sebuah kereta yang ditarik oleh kuda, maka kereta yang berjalan sendiri dianggap unik. Bahkan banyak orang di Jawa menyebutnya Kreta Setan.

Sementara, mobil Daimler yang pertama kali hadir 13 tahun kemudian, yakni pada tahun 1907. Kendaraan tersebut bernama Britze Daimler, yang ditenagai oleh mesin 4-silinder 45 hp. Mobil ini juga merupakan milik Pakoe Boewono X.

Share :

Hibah Bus dari Pemerintah Jepang Jadi Tonggak Lahirnya Hino di Indonesia

Sejarah panjang keberadaan Hino di Indonesia akan terus berlanjut dan turut berperan aktif dalam gerak roda pembangunan.

Read More
Lebih Dekat dengan IARS, Komunitas Pecinta Miniatur Bus yang Eksis Hingga Kini

IARS adalah sebuat wadah yg terdiri dari sekumpulan penyuka, pengkoleksi miniatur bu plus sekaligus para pengrajinnya.

Read More
Mengenal Tsunehiro Kunimoto, Pria di Balik Desain Dynamic Shield Mitsubishi

Mitsubishi Motors saat ini sukses menciptakan sebuah ciri khas pada setiap produk-produknya yaitu dengan mengadopsi konsep desain Dynamic Shield.

Read More