Jakarta, MobilKomersial.com - Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek (Japek) diperuntukkan bagi kendaraan golongan 1 dan golongan 2 saja.

Kendaraan besar seperti truk dan bus dilarang menggunakan jalan tol layang Japek (elevated). 

Keputusan itu disampaikan Basuki M. Hadimuljono, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di sela-sela uji pembebanan jembatan (loading test) Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated).

Namun, ia menampik bahwa jalur tersebut tidak mampu menampung kendaraan kategori 5 bermuatan penuh.

Baca juga : Presiden Jokowi Resmikan Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek 

Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut hanya bertujuan untuk mengurangi kepadatan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated).

“Jangan salah persepsi. Secara struktur sangat kuat menampung hingga kendaraan Golongan V, namun dari segi manajemen traffic tidak direkomendasikan. Ini karena saat akses masuk jalan tol yang menanjak, kendaraan besar akan melambat dan menimbulkan antrean,” tegasnnya.

Untuk membuktikan ucapannya, pihak PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) selaku operator jalan tol pun melakukan pengujian. 

Dalam pengujian tersebut, mereka menggunakan sedikitnya 16 truk kapasitas masing-masing truk antara 25-30 ton.

Simak juga : ALTIC Ajak Pengguna Jalan Tol Tertib dan Disiplin 

Pengujian tersebut akan dilakukan selama tiga minggu ke depan dengan berbagai metode.

Tol tersebut dibuat untuk mengurai kemacetan pada tol Japek saat ini. Sedangkan kendaraan truk dan bus dianggap akan menimbulkan kemacetan. 

"Ooh iya (truk dan bus tidak boleh lewat), nanti sama saja macet," ujar Basuki Hadimuljono.

Nantinya tol tersebut digunakan bagi kendaraan jarak jauh yang melintas di Japek. 

Sehingga diharapkan dapat membagi kendaraan yang berjarak pendek seperti Bekasi, Cikunir, dan Pondok Gede dengan kendaraan yang berjarak jauh menuju Purwakarta dan Bandung.

Share :

Tips Mendahului atau Menyalip Kendaraan yang Benar

Ketika berkendara di jalan raya, tentu sebagai pengendara harus menjalankan etika dan aturan mengemudi yang berlaku

Read More
Pertamina Lubricants Dukung Bengkel Difabel di Semarang

CSR ini merupakan salah satu rangkaian program menuju HUT PT Pertamina Lubricants ke-7.

Read More
Komunitas Mobil Apresiasi Program Langit Biru Pertamina

Program Langit Biru yang dijalankan Pertamina di Tangerang Selatan mendapat sambutan positif dari sejumlah komunitas mobil

Read More
honda

Terkini

Terpopuler