MobilKomersial.com -- Adi Putro bermula dari ide kaka beradik yang bekerja di sebuah diler otomotif pada tahun 1973. Pada saat itu mereka melihat bahwa pasar cenderung membutuhkan kendaraan penumpang dibandingkan kendaraan pengangkut barang. Sehingga mereka mulai berkreasi mengubah sebuah pikap keluaran Mitsubishi Colt T120 untuk disulap menjadi kendaraan penumpang.

Pada tahun 1975, karoseri adiputro resmi didirikan di Malang, di mana ia masih beroperasi hingga saat ini.

Improvisasi terus dilakukan. Pada tahun 1986 mereka mulai menggunakan pengecatan dengan sistem oven yang menjamin kualitas dari cat bodi mereka yang tahan lama dan berkualitas tinggi. Kesempatan emas pun datang pada tahun 1994, ketika Adi Putro melakukan kerja sama dengan pabrikan bus ternama asal Jerman, yaitu Mercedes-Benz. Melalui kerja sama ini, Adi Putro mengirim tenaga ahli terbaiknya ke Stuttgart, Jerman, untuk belajar mengenai proses pembuatan bodi dan perakitan berstandar internasional.

Share :

Lima Bus Buatan Karoseri Laksana Hadir di Busworld SEA 2019

Di pameran bus dunia ini, Laksana juga memamerkan beberapa produknya, ada lima produk yang tampil, 2 di booth Laksana, 2 di booth Volvo dan 1 lagi di booth Mercedes-Benz.

Read More
72 Armada BRT Trans Semarang Mulai Gunakan BBG

Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang kini sudah menggunakan bahan bakar gas (BBG). Sebanyak 72 armada bus Trans Semarang koridor 1, 5, 6 dan 7 telah menerapkan BBG layaknya bus Transjakarta.

Read More
Ini Dia Spesifikasi Adi Putro Jetbus 3+ Ultra High Deck

Di ajang Busworld South East Asia 2019, produk dari Adi Putro, Jetbus 3+ Ultra High Deck hadir di booth Volvo.

Read More