MobilKomersial.com -- Dalam pengoperasian kendaraan berat seperti truk dan bus diperlukan sistem pengereman yang baik. Bobot berat yang dibawa sangat memungkinkan terjadinya kehilangan daya pengereman. Oleh karena itu, rem utama pada bus dan truk dibekali dengan fitur rem tambahan seperti  exhaust brake, engine brake dan retarder.

Sebelumnya, MobilKomersial.com pernah membahas tentang  sistem pengereman exhaust brake dan engine brake. Sekarang mari bahas tentang sistem pengereman retarder.

Sistem pengereman retarder saat ini cukup populer di dunia perbus-an Indonesia. Hampir seluruh produk baru dari pabrikan bus sudah menyematkan sistem pengereman ini.

Pada dasarnya, retarder adalah suatu alat yang biasanya dipasangkan pada gearbox atau gardan dan berfungsi untuk membantu melambatkan laju kendaraan serta mempertahankan kecepatan dikondisi jalan menurun.

Rem konvensional memiliki cara kerja mengandalkan gesekan, dan lambat laun rem akan mengalami keausan. Dalam kondisi tertentu, seperti jalanan menurun yang cukup panjang, rem akan mengalami kenaikan suhu dan berakibat berkurangnya kemampuan pengereman bahkan bisa blong.

Oleh karena itu diciptakan rem tambahan untuk membantu fungsi rem utama, seperti retarder ini.

Share :

Lagi, PO Rosalia Indah Rilis 5 Unit New Jetbus 3+ SDD Bermesin Scania K410IB

Lima unit bus double decker milik PO asal Palur, Solo ini sudah rilis dari KaroserI Adi Putro, asal Malang, Jawa Timur.

Read More
Mengenal Line Up Bus Buatan Karoseri New Armada

PT Mekar Armada Jaya atau lebih dikenal dengan New Armada telah melahirkan banyak model bus di Indonesia

Read More
Tiket Bus Safari Dharma Raya Kini Bisa Dipesan di Traveloka

Traveloka telah resmi menjadi online booking platform pertama di Indonesia yang menjual tiket resmi bus Safari Dharma Raya.

Read More