Jakarta, MobilKomersial.com - Perhelatan pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS 2019) yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang akan dilaksanakan Kamis besok. 

Selain berbagai kendaraan yang dipamerkan, beragam program penjualan menarik juga dihadirkan untuk menarik konsumen. Hal ini juga dimanfaatkan Auto Value, layanan tukar tambah resmi dari Suzuki Indonesia.

Memudahkan konsumen untuk mendapatkan mobil idaman, Auto Value kembali menghadirkan layanan tukar tambah (trade in) di booth Suzuki Hall 5C. 

Selama acara GIIAS berlangsung, program ini akan melayani dan memudahkan proses tukar tambah dari mobil merek apapun untuk ditukar menjadi mobil baru Suzuki.

Hendro Kaligis, Business Development Manager PT Suzuki Indomobil Sales mengatakan, saat ini keinginan konsumen untuk membeli mobil baru dengan tukar tambah kendaraan lamanya cenderung meningkat, namun terkadang prosesnya cukup rumit dan memakan waktu lama.

"Karena itulah kami hadir untuk membantu dan memudahkan proses tukar tambah bagi para konsumen yang ingin membeli mobil baru Suzuki pilihannya," jelas Hendro dalam keterangan tertulisnya, Selasa (16/7).

Dijelaskan Hendro, melalui Auto Value, layanan Tukar Tambah Lebih Mudah ini akan membuat proses menjadi lebih efisien, aman dan nyaman. 

"Kami akan hadir di GIIAS 2019 untuk memberikan layanan tukar tambah yang bisa langsung dilakukan di booth Suzuki sehingga konsumen bisa mendapatkan mobil impiannya dengan segera.” tambahnya.

Share :

 Mudahkan Pelanggan Asuransi Kendaraan, Autocillin Kampanyekan '1 Jari Beres'

Autocillin hadir sebagai solusi untuk mitigasi risiko hingga peluang peningkatan literasi dan inklusi asuransi di kalangan millenial

Read More
Dorong Industri 4.0, Shell Lubricants Kembangkan Inovasi Bidang Energi

Shell Lubricants memahami akan pentingnya riset dan inovasi teknologi untuk menghadapi dunia yang terus berkembang dan tantangan energi di masa depan.

Read More
Usai Teken Perpres Mobil Listrik, Apa Saja Insentif yang Diberikan Pemerintah?

Perpres tersebut antara lain berisi kelonggaran impor mobil listrik, dengan catatan wajib memproduksinya secara lokal dalam jangka waktu tertentu.

Read More