Jakarta, MobilKomersial.com - Suzuki Carry Pick Up besutan PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), berhasil menguasai 56,3% pangsa pasar kendaraan niaga ringan sepanjang semester pertama 2019. Capaian ini berhasil mempertahankan Suzuki Carry Pick Up sebagai Rajanya Pick Up di Indonesia.  

“Sebagai produk legendaris Suzuki, pencapaian semester satu ini semakin memperkuat bukti bahwa Suzuki Carry Pick Up menjadi Rajanya Pick Up di Indonesia,” ucap Makmur, 4W Sales Director PT SIS dalam siaran tertulisnya, Kamis (11/7).

Pada semester satu 2019, Suzuki Carry Pick Up mencatat angka penjualan positif. Pada periode Januari-Juni 2019, penjualan ritel Suzuki Carry Pick Up mencapai 23.713 unit. Perolehan ini menjadikan Suzuki Carry Pick Up sebagai penyumbang terbesar dengan kontribusi 50% dari total penjualan Suzuki.

Selain performa tangguh yang dapat diandalkan, perolehan tinggi penjualan Suzuki Carry Pick Up pada semester pertama 2019 ini juga ditunjang oleh berbagai penawaran menarik yang diberikan oleh setiap diler Suzuki. 

Suzuki juga menjalin kerjasama dengan beberapa perusahaan leasing sehingga konsumen dapat memiliki New Carry Pick Up dengan uang muka dan biaya angsuran yang menarik. 

Dari sisi aftersales, Suzuki memberikan gratis jasa servis, oli mesin, oli filter, dan oli gasket sampai dengan jarak tempuh 50.000 km atau selama dua tahun bagi pelanggan yang membeli New Carry Pick Up sampai dengan 30 September 2019.

Tingginya minat konsumen terhadap Suzuki Carry Pick Up juga dikarenakan Suzuki Carry dapat dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan konsumen. 

Suzuki New Carry dapat dimodifikasi menjadi New Carry Mobil Toko, New Carry Box, New Carry Angkutan Kota, New Carry Mini Dump Truck, New Carry Arm Roll, dan New Carry Ambulance. 

Proses yang dibutuhkan untuk mendapatkan New Carry modifikasi adalah sekitar satu hingga tiga bulan, sesuai dengan model yang dibutuhkan.

“Dengan raihan ini, kami optimis Suzuki dapat mencapai target pangsa pasar sebesar 60% di segmen kendaraan niaga ringan hingga akhir tahun 2019 mendatang," tutup Makmur.

Share :

Pikap Bakal Jadi Produk Pertama Mobil Esemka

Saat ini SMK sedang mempersiapkan fasilitas produksinya di pabrik SMK di desa Demangan, Sambi, Boyolali, Jawa Tengah.

Read More
Triton di Jadiin Dump Pick Up, Berapa Biayanya?

Makin Keren nih Triton di Jadiin Dump Pick Up

Read More
Mitsubishi New Triton Diklaim Bisa Minum Solar Kualitas Rendah

Mobil pekerja keras andalan Mitsubishi ini diketahui telah mengalami berbagai penyegaran, termasuk pada sektor mesin yang menjadikannya tampil lebih bertenaga.

Read More