Menggunakan mesin W04D-TP, Microbus 110 SDBL dilengkapi juga dengan stabilizer depan. Tentunya ini membuat kendaraan lebih stabil saat bermanuver sehingga menambah kenyamanan saat di kendaraai. Selain itu pada sisi ban untuk model 110 SDBL juga sudah menggunakan ban radial dengan spesifikasi terbaru. Sangat cocok dalam menunjang operasional bisnis angkutan dan menjadi pilihan utama pelanggan.

Keunggulan lain yang tidak dimiliki kompetitor adalah Floating Bocy Mounting yang membuat lebih stabil, nyaman dan lebih aman. “Pemasangan floating bod mounting untuk meredam getaran dari rangka kebody sehingga dapat meningkatkan kenyamanan dalam berkendara,” tambahnya.

Perusahaan Otobus (PO) pertama pengguna Microbus 110 SDBL adalah PO Pandawa 87. Dibulan maret lalu, Pandawa 87 memesan beberapa unit microbus bermesin Hino. Microbus tersebut digarap oleh Karoseri Adi Putro.

Nah, Bus dengan warna hijau milik Pandawa 87 ini akan turut dipamerkan di booth Hino dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019.

Share :

Perum PPD Uji Coba JR Connexion Rute Depok - Cempaka Mas

Perum PPD menguji coba JR Connexion ruteGrand Depok City ke ITC Cempaka Mas

Read More
PO Medan Jaya Punya Armada Baru, Avante H8

PO Medan Jaya memiliki armada baru yang baru saja keluar dari Karoseri tempat pembuatan bodinya.

Read More
Damri Operasikan Rute Baru di Kalimantan

Damri Samarinda membuka rute baru, berangkat dari Berau menuju Samarinda

Read More