Austria, MobilKomersial.com - Sang legenda Formula 1 ini tutup usia hari Senin lalu (20/05/2019). Setelah beberapa tahun terakhir bergulat dengan penyakit yang dideritanya. Mulai cangkok paru  hingga beberapa kali cuci darah. Serta dua kali cangkok  ginjal pada tahun 1997 dan 2005.

Kepastian ini didapat dari pernyataan resmi keluarganya yang disampaikan pada media The Sun, hari ini (21/5/19). "Dengan kesedihan mendalam, kami mengumumkan bahwa Niki terkasih telah meninggal dalam damai bersama keluarganya pada Senin." 

Di ajang Jet Darat, Niki Lauda dikenal sebagai pebalap jenius. Satu-satunya pebalap F1 yang menjadi juara dunia bersama Ferrari dan McLaren. Padahal, kita tahu, dua parbikan tersebut adalah seteru hebat di Formula one. 

Dalam karirnya, pebalap asal Austria ini mencetak 3 kali juara dunia. Tahun 1975, 1977 dan 1984.  Selama terjun di F1, telah ikut andil dalam 171 start balapan. Meraih podium juara sebanyak  25 kali dan 24 kali pole position. Niki mengakhiri karir balapnya tahun 1985 di GP Australia. 

Setelah pensiun dari jet darat, Niki Lauda justru menggeluti jet udara . Sebagai  CEO maskapai Lauda Air. Kini, sang legenda ini meninggalkan dunia di usia ke-70 tahun.  

Share :

Karoseri Berlogo Mirip Ferrari Ini Pernah Jadi Pesaing Berat Morodadi Prima

PT. KARYA TUGAS ANDA atau lebih di kenal dengan nama TUGASANDA bersaing sengit dengan karoseri- karoseri besar lain di Jawa Timur seperti Morodadi Prima dan Malindo

Read More
PO Eka - Mira, Si Kembar yang Berbagi Lintasan di Jalur Jawa Timur-an

PT Eka Mira Prima Sentosa, atau biasa dikenal dengan PO Eka-Mira, adalah penyedia jasa transportasi publik bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).

Read More
Rahayu Santosa, Karoseri Kawakan Indonesia yang 'Mati' Karena Jaman

Perusahaan karoseri Rahayu Sentosa (RS) berdiri sejak tahun 1951 oleh Bambang Mulyadi. Awalnya, Rahayu Santosa merupakan perusahaan yang bergerak di bidang transportasi umum.

Read More

Terkini

honda

Terpopuler