MobilKomersial.com -- Moskow telah menandatangani kontrak dengan Kamaz untuk penyediaan 100 bus listrik dan 36 stasiun pengisian ultra cepat, seperti dilansir Interfax, mengutip investasi modal dan departemen kebijakan industri. 

Kontrak tersebut mengusulkan pasokan bus listrik, yang dikembangkan sesuai dengan tuntutan kota dan layanan untuk jangka waktu 15 tahun. Kontrak tersebut memiliki nilai 6,57 miliar rubel (sekitar Rp 1,4 Triliun).

Bus listrik akan dilengkapi dengan fasilitas untuk penumpang disabilitas, sistem kontrol iklim, navigasi satelit, konektor USB untuk pengisian daya perangkat seluler dan wifi.

Dua kontrak pertama untuk penyediaan dan layanan bus listrik di Moskow ditandatangani dengan Kamaz dan GAZ Group pada musim semi 2018. Nilai total dari kedua kontrak tersebut mencapai 12,7 miliar rubel (Rp 2,7 Triliun).

Bus listrik telah beroperasi di jalan-jalan ibukota sejak musim gugur 2018. Pemerintah kota berencana untuk membeli 300 bus listrik per tahun dalam periode 2019-2020.

Share :

Bus AKAP Sinar Jaya Diganjar Penghargaan Wahana Adhigana 2019

Dua penghargaan Wahana Adhigana dari Kemenhub dibawa pulang Sinar Jaya

Read More
Mengenal Bus Evolander Buatan Karoseri New Armada

Karoseri New Armada merupakan salah satu perusahaan bodybuilder besar di Indonesia. Banyak model bus yang sudah dilahirkan. Yang cukup populer salah satunya adalah model Evolander.

Read More
Rupanya Begini Cara Baca Sasis Bus Scania

Tidak banyak yang memperhatikan apa arti kode yang terpampang di kaca bagian samping atau depan bus. Seperti Scania K410IB 6X2.

Read More