Saat ditanya bagaimana perbandingan komposisi produksi ekspor dan domestik untuk Almaz, Dian menjawab, "Komposisi sudah dibahas, tapi akan dijelaskan lebih detail pada waktunya nanti," ucapnya. 

Seperti diketahui, Wuling Almaz merupakan produk global yang menggunakan platform Baojun 530. Di beberapa negara, produk itu juga dipakai untuk model Chevrolet Captiva.

Wuling Indonesia pun mengizinkan apabila model Almaz yang diekspor Indonesia di-rebadge menjadi model lain di negara tujuan ekspor.

"Yang jelas, platform dari kami adalah Almaz. Jika nanti ada rebadge menjadi apa, tentu itu kebijakan masing-masing tiap negara," tutupnya.

Share :

Mitsubishi Xpander Punya Tampilan Baru, Makin Lengkap dan Elegan

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) melakukan penyegaran (facelift) pada Small MPV-nya, Mitsubishi Xpander untuk pasar otomotif Indonesia.

Read More
Viar Sewakan Motor Roda Tiga untuk Usaha, Segini Tarifnya

Viar Motor Indonesia menawarkan solusi dengan menghadirkan layanan rental khusus kendaraan niaga roda tiga, yang waktu penyewaannya fleksibel.

Read More
Ini Perbedaan Suzuki XL7 dengan Ertiga

PT Suzuki Indomobil Sales baru saja meluncurkan varian terbarunya, XL7 yang merupakan hasil pengembangan dari sang pendahulunya Ertiga.

Read More