Dijelaskan lebih jauh, sementara untuk biaya perawatan dari diatas 60 ribu km, konsumen Xpander bisa lebih hemat  dibanding kompetitor di kelasnya.

"Kami pastikan, secara keseluruhan Xpander lebih hemat 16 persen dalam biaya perawatan 60 ribu km - 100 ribu km dibanding kompetitor di kelasnya,"  tegas Ronald.

Baca juga : Colt Diesel L300 Catatkan Penjualan 75,7 Persen Kendaraan Niaga MMKSI

Tidak sampai disitu, Ronald menerangkan terkait harga jual kembali, Xpander diklaim lebih unggul dibanding kompetitor. Ini sesuai dengan harapan konsumen harga purnajual kendaraan harus tetap terjaga dan seimbang.

"Sebagai simulasi harga baru mobil (Xpander) Rp240 juta, biaya servis hanya sekitar 4 juta, harga bekas Rp180 juta, jadi lebih hemat 75 persen," pungkasnya. 

"Sementara di kompetitor walau harga barunya lebih murah tapi harga use car-nya sebesar Rp140 juta. Depresiasinya hanya 10 persen untuk Xpander," tutup Ronald.

Share :

Nissan Sumbang Satu Unit Grand Livina ke BBPLK di Bandung

Untuk meningkatkan keterampilan siswa dan calon teknisi di industri otomotif di Indonesia, Nissan menyumbangkan satu unit Nissan Grand Livina ke Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja.

Read More
Pertama Kali Ada di Mobil Suzuki, Apa Keistimewaan Spion Pintar XL7?

Suzuki Indonesia baru saja memperkenalkan XL7 yang dilengkapi dengan fitur spion pintar, Smart E-Mirror. Fitur ini juga sebagai fitur pertama yang ada pada mobil Suzuki yang dipasarkan di Tanah Air.

Read More
Mitsubishi Xpander Punya Tampilan Baru, Makin Lengkap dan Elegan

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) melakukan penyegaran (facelift) pada Small MPV-nya, Mitsubishi Xpander untuk pasar otomotif Indonesia.

Read More