Jakarta, MobilKomersial.com - Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) berharap kepada presiden terpilih bisa menyelesaikan masalah truk over dimension over load (Odol) atau dikenal dengan truk obesitas. 

"Kami harap bisa menuntaskan masalah-masalah klasik seperti odol," kata Wakil Ketua Umum Aptrindo Kyatmaja Lookman dikutip Detikfinance, Selasa (16/4/2019).

Menurut Kyatmaja, truk odol memberikan keuntungan secara ekonomi. Tapi, memberikan kerugian yang besar secara sosial. Sebab, truk odol dapat menyebabkan kecelakaan dan kerusakan jalan.

Baca juga : Aptrindo, Wadahnya Para Pengusaha Truk Se-Indonesia

"Dari kecelakaan bisa menimbulkan korban jiwa dan kerusakan jalan bisa menimbulkan kemacetan. Biaya kecelakaan, biaya orang meninggal, biaya polusi, biasa orang cacat disebabkan angkutan barang. Ini nggak pernah dihitung kerugian sosial dan hanya faktor ekonomi saja," pungkasnya.

Ia berharap, presiden terpilih nantinya memperhatikan masalah truk-truk yang sudah tua. Menurutnya, 50% truk beroperasi usianya di atas 10 tahun. Dia juga ingin, pemerintah berkontribusi dalam pengembangan SDM untuk pengemudi.

"Masalah SDM pengemudi yang perlu ditingkatkan kualitas dan kuantitasnya," terangnya.

Share :

Ikut GIICOMVEC 2020, Astra UD Trucks Akan Hadirkan Truk Medium Duty Baru

Puluhan brand ternama dari industri kendaraan komersial telah menyatakan keikutsertaaanya dan beberapa diantaranya akan mempersiapkan produk terbaik dan terkininya untuk dipamerkan selama GIICOMVEC 2020.

Read More
Astra UD Trucks Serahkan 13 Unit Kuzer RKE 150 ke PT JBL

Astra UD Trucks menyerahkan truk Kuzer RKE 150 EB 3350 HD lengkap dengan SKRB ke PT Jasa Berdikari Logistics di pameran Astra Auto Fest 2020, BSD City, Tangerang, Banten, Jumat (21/2/2020).

Read More
Isuzu dan UD Trucks Bawa Line Up Unggulannya di Astra Auto Fest 2020

Kedua anak usaha grup astra ini memamerkan sejumlah kendaraan niaga andalannya.

Read More