Bandar Lampung, MobilKomersial.com - Angkutan massal Bus Trans Lampung kini mempunyai rute baru. Jalur atau rute yang dilalui oleh bus telah diatur oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Bandar Lampung, yaitu mulai dari Terminal Rajabasa - Terminal Panjang, dengan melalui jalur kota. 

Kepala Dishub Bandar Lampung Ahmad Husna mengatakan, bagi warga Bandar Lampung untuk menaiki dan merasakan pelayanan bus trans itu hanya cukup menunggu pada halte yang telah disediakan. 

"Untuk rincian jalur dan jalan mana saja yang dilalui oleh bus trans ini,  yaitu mulai dari terminal Rajabasa melintasi Jalan ZA. Pagaralam - Jalan Teuku Umar masuk ke Jalan Raden Intan - Jalan Diponegoro," ujar Husna, beberapa waktu lalu.

Baca juga : 72 Armada BRT Trans Semarang Mulai Gunakan BBG

Kemudian, masih kata Husna, dari Jalan Diponegoro, bus Trans Bandar Lampung akan melewati Jalan Malahayati belok kiri ke Jalan Yos Sudarso kemudian sampai pada Terminal Panjang. “Dan Kembalinya juga seperti itu melewati Jalan Yos Sudarso, lewat di Toko Yenyen, belok kanan ke atas melewati kantor Polda kemudian melewati jalan berangkat yang tadi,” jelasnya.

Hadirnya rute baru tersebut tak lepas dari beroperasinya 10 bus bantuan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub), kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung pada 1 April 2019 lalu.

Selain itu, menurut Husna secara keseluruhan kesiapan dari seluruh halte bus trans yang berjumlah 28 juga telah siap 100 persen. 

"Karena seluruh bus kita jalankan, jadi penumpang hanya cukup menunggu bus sekitar 10 sampai 15 menit, bus akan lewat dan berhenti di tiap halte yang ada," ungkap Husna.

Share :

Keren! Bus SHD Karoseri Laksana Ini Didesain Buat 'Nyenyak Tidur', Kaya Apa Sih?

Di dalam kabin, bus yang diketahui punya PO Sinar Jaya ini punya desain sleeper dengan kursi yang bisa buat 'selonjoran'.

Read More
Volvo Kebanjiran Orderan Bus di Abu Dhabi

Departemen Transportasi Abu Dhabi kini telah memesan 168 coach Volvo antarkota premium.

Read More
Ini Nama Perusahaan Otobus Pertama yang Menggunakan Sasis Scania di Indonesia

Scania bersaing dengan Mercedes-Benz, Volvo dan juga Hino.

Read More