Jakarta, MobilKomersial.com - Total 1.500 unit bus listrik bakal diproduksi di Qatar dalam kurun waktu 7 tahun yang dimulai pada akhir 2022.

Nantinya, bus-bus tersebut juga akan diekspor ke wilayah Timur Tengah, Eropa, Amerika Selatan dan Afrika.

Fahad Saad al-Qahtani, CEO Mowasalat yang merupakan operator angkutan umum di Qatar mengatakan, bahwa saat ini pihaknya masih membutuhkan beberapa tahap untuk bisa memulai produksi bus listrik.

"Tahap pertama, kami sedang mempersiapkan kerangka kerja proyek sedangkan tahap kedua mencakup pekerjaan desain," jelasnya seperti dikutip dari laman electrive.com, Kamis (4/3/2021).

Baca juga : Karoseri Laksana Kembali Kapalkan 8 Unit Bus Tingkat ke Bangladesh

Diketahui, sejak akhir tahun lalu, Qatar Free Zones Auhority (QFZA) telah menandatangani perjanjian kerja multilateral antara produsen bus asal China, Yutong dengan perusahaan transportasi umum milik Qatar, Mowasalat.

Dalam perjanjian tersebut, nantinya bus listrik yang beroperasi di Qatar akan diproduksi Yutong dengan menyediakan 1.002 unit bus. 

Ribuan bus listrik itu akan mulai diproduksi mulai akhir tahun 2022, termasuk 741 unit bus listrik bakal tersedia saat gelaran Piala Dunia 2022.

Share :

VinBus Resmi Operasikan Bus Listrik Cerdas Pertama di Vietnam

PT VinBus Ecology Transport Services secara resmi membuka dan mengoperasikan bus listrik pintar pertama di Vietnam, Kamis, 8 April 2021.

Read More
Selama Larangan Mudik, 3 Terminal Bus di Jakarta Bakal Ditutup

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menutup tiga terminal bus antar kota dan antar provinsi (AKAP)

Read More
HMSI Perkenalkan Hino Bus R 260 Air Suspensions, Nyaman untuk Perjalanan Jauh

PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) juga meluncurkan Hino Bus R 260 Air Suspensions (AS) di pasar kendaraan niaga.

Read More
honda

Terkini

Terpopuler