Jakarta, MobilKomersial.com – Pengendara mobil dan motor tak perlu lagi cemas dengan e-tilang, terutama ketika terjadi salah sasaran tilang dan dikirim surat tilang ke rumah anda. Lalu apa yang harus dilakukan ketika anda jadi korban salah sasaran tilang elektronik padahal anda tidak melanggar? 

Penyelenggaraan e-tilang memang diklaim dapat mengurangi pelanggar lalu lintas dan meningkatkan disiplin pengguna jalan dalam berkendara. Meski demikian, pihak penyelenggara Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) mengakui bila realisasi tilang elektronik tidak menutup kemungkinan terjadi salah sasaran. 

Karena mungkin ada pengguna kendaraan yang menggunakan plat nomor palsu atau kendaraan sudah berpindah tangan. 

Baca juga: Waspada! E-Tilang di Jateng Resmi Diberlakukan 17 Maret 2021, Ini 6 Titiknya

Dikutip dari laman resminya, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar mengatakan, ketika mengalami salah sasaran dan mendapat kiriman surat tilang, pihak yang bersangkutan dapat menyanggah bukti tilang. 

Menurut Fahri, konfirmasi bukan berarti pemilik kendaraan mengakui kesalahan dan ditilang. Pemilik kendaraan, lanjut Fahri, belum tentu ditilang, melainkan hanya sebagai penjelasan mengenai dugaan pelanggaran.

”Bagi pemilik kendaraan yang mendapatkan surat konfirmasi dipersilakan untuk melakukan konfirmasi terkait pelanggaran tersebut. Kita kirim surat konfirmasi, maka pemilik kendaraan silakan konfirmasi dan hadirkan kendaraannya ke kantor untuk kita periksa fisiknya,” jelas Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, dikutip Senin (8/3/2021).

Fahri menambahkan, konfirmasi yang dilakukan pengendara berkaitan dengan data kepemilikan kendaraan saat tertangkap melakukan pelanggaran. 

Baca juga: Pelanggar E-Tilang Diancam Tak Bisa Perpanjang Pajak Kendaraan

Sedangkan untuk konfirmasi bisa dilakukan melalui website resmi https://etle-pmj.info/ dan pemilik kendaraan diberikan batas waktu hingga 8 hari untuk melakukan konfirmasi terkait pelanggaran yang terjadi.

Fahri menuturkan, penerima surat tilang dapat memberikan info pengendara baru saja sudah berpartisipasi dalam usaha menertibkan kepemilikan kendaraan. 

”Dalam skenario terburuk di mana kendaraan terkait digunakan untuk tindakan kriminal, maka anda sudah membantu mempermudah penyelidikan,” pungkas Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya.

 

 

 

 

 

 

Share :

Damri Pindah ke Transaksi Cashless, Fokus Menekan Penyebaran Covid-19

Sebagai upaya menyikapi penurunan penyebaran pandemi Covid-19, Damri mendukung upaya pemerintah untuk mengurangi transaksi dengan uang tunai.

Read More
Resmi Buka IIMS Hybrid 2021, Jokowi Minta Transformasi Green Technology Dijalankan

Perhelatan Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2021 resmi dibuka hari ini.

Read More
Jangan Lupa! Pameran IIMS Hybrid 2021 Resmi Dibuka Mulai Besok

Indonesia International Motor Show (IIMS) akhirnya akan kembali digelar mulai Kamis besok, 15 April 2021 dengan konsep hibrida.

Read More
honda

Terkini

Terpopuler