Jakarta, MobilKomersial.com – Setelah cukup lama dinanti, akhirnya pemerintah mengeluarkan insentif Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) yang bakal direalisasi APM mulai bulan Maret 2021. Kebijakan ini dianggap sebagai upaya membantu mengerek industri otomotif dari keterpurukan pascapandemi. 

Meski demikian pemberian keringanan pajak ini dinilai kontra produktif karena tidak mendorong masyarakat untuk kembali menggunakan angkutan umum yang juga sempat mengalami penurunan di masa pandemi. 

Baca juga: Waspada! E-Tilang di Jateng Resmi Diberlakukan 17 Maret 2021, Ini 6 Titiknya

Ketua Umum Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (IPOMI) Kurnia Lesani Adnan mengatakan, kebijakan pemberian insentif PPnBM di satu sisi mendorong pergerakan ekonomi di industri otomotif namun tidak segaris dengan kebijakan pemerintah untuk mendorong masyarakat kembali menggunakan angkutan umum. 

”Pemerintah secara tidak langsung mendidik masyarakat untuk mendahulukan keinginan dibanding kebutuhan. Artinya kalau pada awalnya masyarakat harus naik angkutan umum, tapi justru didorong untuk membeli mobil mewah,” kata Sani kepada MobilKomersial.com beberapa waktu lalu. 

Baca juga: Beli Tiket Bus Damri Pakai LinkAja Bisa Dapat Cashback Rp 20 Ribu

Menurut Sani, pemberian keringanan pajak kendaraan tidak benar-benar murah jika masyarakat benar-benar menghitung dengan cermat. Ia juga menuturkan, insentif pajak juga dapat mendorong psikologis masyarakat untuk membeli sesuatu di luar kebutuhan mereka sehingga pada akhirnya menciptakan keruwetan baru di bidang transportasi akibat terlalu banyak peredaran mobil pribadi di jalan. 

next >

Share :

Tim Red Bull Racing Kenalkan Mobil Baru untuk Balap F1 2021

Tim Red Bull Racing resmi meluncurkan mobil baru mereka yang diberi nama RB16B untuk musim balap F1 2021.

Read More
Jasa Marga Optimis Jalan Tol Serpong-Cinere Bakal Selesai di Triwulan II Tahun 2021

PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan PT CSJ optimis Jalan Tol Serpong-Cinere siap dioperasikan dalam waktu dekat.

Read More
Rekonstruksi Jalan Tol, Pengguna Jalan Diminta Waspada Kemacetan di Ruas Tol Jakarta-Cikampek

PT Jasamarga Transjawa Tollroad Regional Division (JTT) bersama PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) kembali merekonstruksi rigid pavement Jalan Tol Ruas Jakarta-Cikampek.

Read More
honda

Terkini

Terpopuler