Jakarta, MobilKomersial.com - PT Pindad, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bidang persenjataan dan kendaraan tempur, tidak hanya memproduksi kendaraan taktis Maung untuk kebutuhan alutsista negara, tapi akan dibuat versi sipilnya. 

Rencananya, mobil dengan penggerak 4X4 berbahan bakar solar ini akan diluncurkan secara resmi pada pertengahan 2021.

Maung sendiri merupakan kendaraan taktis ringan (rantis) yang dirancang sejak 2018 untuk keperluan militer dengan spesifikasi pertempuran jarak dekat.

Nama Maung diberikan oleh Menteri Pertahanan Prabowo yang berarti harimau, penggunaan bahasa Sunda ini merujuk pada lokasi produksinya di Bandung, Jawa Barat.

Baca juga : Menhan Prabowo Jajal Maung, Mobil Taktis 4x4 Buatan Pindad

Direktur Utama Pindad, Abraham Mose mengatakan, pihaknya berkomitmen masuk ke pasar komersil untuk kendaraan Maung versi sipil yang diperkirakan akan dirilis pada pertengahan 2021.

"Saat ini, Pindad sedang memasuki tahap persiapan komersialisasi dengan mengundang berbagai mitra termasuk ahli otomotif dan kolektor untuk berdiskusi lebih lanjut," ucap Abraham dalam keterangan tertulisnya, Jumat (22/1).

Soal tahapan perizinan, lanjut dia, model Maung versi sipil juga tengah dijajaki karena ada perbedaan izin produksi yang sudah dipegang sebelumnya yakni sebagai kendaraan militer.

"Tahapan produksi Maung versi sipil juga akan melibatkan ekosistem industri otomotif di dalam negeri," ungkapnya.

Share :

Pakai Sasis Mercedes-Benz, Begini Mewahnya Motorhome Pertamina Mandalika SAG Team

Motorhome milik Pertamina Mandalika SAG Team yang dibangun dengan sasis truk Mercedes-Benz New Actros GigaSpace itu terungkap dari unggahan video di Instagram @kemaldesmonasution.

Read More
KIA Hadirkan Truk Konsep Kargo Taktis Ringan Baru, Punya Tampang Sangar

Kia belum lama ini memamerkan dua konsep Truk Kargo Taktis Ringan dan sasis tanpa bodi pada International Defense Exhibition & Conference (IDEX) (IDEX) 2021

Read More
Beri Efek Jera Pelaku ODOL, 2 Truk di Jambi Dinormalisasi

Kementerian Perhubungan mengklaim bila pihaknya kian gencar merealisasi program zero Over Dimension Over Loading (ODOL) hingga tahun 2023 mendatang.

Read More
honda

Terkini

Terpopuler