Jakarta, MobilKomersial.com - Pemerintah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, tahun depan berencana mengoperasikan Bus Rapit Trans (BRT) yang mirip skema kerjanya mirip Transjakarta.

Kepastian tersebut didapat setelah adanya nota kesepahaman antara Pemkab Banyumas dengan Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub RI di Pendopo Sipanji Purwokerto, pada Rabu (14/10/2020).

Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub RI, Budi Setiyadi, Banyumas merupakan satu diantara lima kabupaten yang mendapatkan bantuan tersebut, dimana empat diantaranya yakni Surabaya, Bandung, Makassar dan Palembang.

"Bantuan itu pada tahun 2021. Kalau tahap awal sekarang, operatornya dari pihak swasta, kami menyiapkan anggarannya kemudian pihak swasta yang mengelola," ucap Budi seperti dikutip serayunews.com.

Baca juga : Jalani Uji Coba 3 Bulan, Bus Listrik Transjakarta Siap Beroperasi Penuh

Adapun saat ini, Kemenhub sudah menerapkan skema angkutan umum dengan konsep Buy The Service (BTS) di beberapa kota diantaranya Bali, Yogyakarta, Solo, Medan dan Palembang. 

Dan untuk Kabupaten Banyumas yang juga menerima bantuan tersebut, Budi meminta agar bantuan tidak hanya digunakan di Banyumas saja.

"Tadi katanya akan digunakan di enam koridor di Kabupaten Banyumas, saya minta tidak hanya di Banyumas saja, tetapi bisa sampai ke Cilacap, Purbalingga," tuturnya.

Nantinya, enam koridor yang disiapkan yakni Patikraja – Baturraden, Purwokerto – Ajibarang, Purwokerto – Banyumas, Terminal Banyumas – Terminal Kebondalem, Terminal Karanglewa – Terminal Kebondalem, Terminal Tipe A Bulupitu- Terminal Kebondalem.

Share :

Bicara Harga Bus-bus Double Decker di Indonesia

Dengan penampilan yang jangkung dan interior mewah pada bus double decker, dibutuhkan biaya yang tidak sedikit, bahkan mencapai miliaran rupiah.

Read More
Volvo Luncurkan Bus Tingkat 9700 DD, Siap Beroperasi di Kawasan Eropa

Volvo Buses akan meluncurkan generasi baru bus tingkat Volvo 9700 DD untuk pengoperasian di kawasan Eropa.

Read More
Tanggapan Operator Bus Soal Kenaikan Tarif Tol

Sejumlah ruas tol di wilayah Jawa telah mengalami kenaikan tarif yang berlaku sejak Minggu, 17 Januari 2021.

Read More