Jakarta, MobilKomersial.com - Ada yang bilang, Radiator Coolant (RC) itu yang terbaik berwarna merah. Eh, menurut mekanik B, warna hijaulah yang paling bagus. Usut punya selidik, ternyata warna itu tidak menentukan grade atau kualitas sebuah coolant.

“Cairan coolant menggunakan air suling dicampur ethylen glicol, diethlyn glicol, sodium 2-ethyl hexanote, sodium neodecanote hingga rustinhibitor (anti karat). Dan semua unsur kimia tersebut bening dan tidak berwarna. ,” terang CEO PT Wealthy Group, Arief Hidayat kepada MobilKomersial.com di Jakarta, Senin (1/4/2019).

Menurut pria jebolan S2 Teknik Mesin London, Inggris ini, warna-warna pada RC didapat dari zat pewarna yang dicampurkan oleh produsen. Dari sisi produsen, berfungsi sebagai identitas merek. Jadi tidak ada hubungannya dengan kualitas produk. Tidak juga menambah fungsi dan kinerja RC di cooling system sebuah mobil.

Baca juga : Pakai Radiator Coolont Jangan Asal, Ketahui Dulu Isi Kandungannya

Tapi, bukan berarti tidak ada fungsinya sama sekali. Warna digunakan untuk mengetahui kebocoran yang terjadi pada sistem pendingin. 

"Jika air pendingin tidak berwarna maka kala terjadi kebocoran akan susah dideteksi lokasi kebocorannya. Karena air yang tidak berwarna jika sudah kering akan tidak ada bekasnya. Sebaliknya, RC berwarna akan meninggalkan bekas yang ketara ketika sudah mengering," terang Arief.

Share :

Cara Merawat Mobil saat Work From Home

Untuk merawat mobil yang lama tidak dipakai, Anda bisa mencoba beberapa tips dari Pertamina Lubricants.

Read More
Langkah Mudah Mengecek Kondisi Mobil yang Terparkir di Garasi

Meski mobil hanya parkir di garasi rumah, tentu saja perlu perawatan yang rutin agar kondisinya tetap prima. Paling tidak mobil harus rajin dipanaskan mesinnya setiap satu minggu sekali.

Read More
Tips Berkendara Sehat dan Aman Bagi Pengemudi Truk dan Bus

Kondisi tubuh yang tidak prima dapat menyebabkan pengemudi mengalami kelelahan, tertular penyakit, dan microsleep.

Read More