Jakarta, MobilKomersial.com - Pasca diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor pada beberapa waktu lalu, tol Pekanbaru – Dumai kini telah beroperasi dan dapat dilalui masyarakat. Tol tersebut juga masih gratis, hingga diterbitkannya surat keputusan penentuan tarif tol oleh menteri PUPR.

Tentunya, berbagai keuntungan bisa didapat dari dibukanya tol Pekanbaru – Dumai ini, salah satunya adlaah logistik barang dan mobilitas masyarakat di provinsi Riau yang akan semakin mudah.

Ruas Tol Pekanbaru-Dumai (Permai) yang baru dioperasikan adalah  sepanjang 131 Km. Jalur tersebut merupakan bagian dari Tol Trans Sumatera sepanjang 2.987 Km.

"Ruas tol ini akan meningkatkan konektivitas antara kota dan kawasan di Provinsi Riau dengan Kota Dumai sebagai kota pelabuhan dengan industri perminyakan dan agribisnis yang maju," kata Jokowi dilansir situs BPJT.

Jalan Tol Pekanbaru - Dumai terdiri dari 6 seksi yaitu, Seksi 1 ruas Pekanbaru - Minas (10 Km), Seksi 2 ruas Minas - Kandis Selatan (24 Km), Seksi 3 ruas Kandis Selatan - Kandis Utara (17 Km), Seksi 4 Kandis Utara - Duri Selatan (26 Km), Seksi 5 Duri Selatan - Duri Utara (29 Km), Seksi 6 JC Duri Utara - Dumai (25 Km).

Yang unik dari ruas tol ini adalah, terdapat lima buah terowongan perlintasan satwa untuk pergerakan gajah dan beruang yang ada di habitatnya. Terutama pada Seksi 4 ruas Kandis Utara - Duri Selatan.

"Kami yakin keberadaan jalan Tol Pekanbaru - Dumai dan Tol Sumatera nantinya akan sangat membantu distribusi logistik di kawasan ini," ujar Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono.

Hal ini karena dengan tol ini membuat akses Pelabuhan Dumai maupun Pekanbaru lebih lancar. Sehingga akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi wilayah dan nasional.

Tol Pekanbaru-Dumai diharapkan dapat meningkatkan dan memudahkan akses Pekanbaru sebagai ibu kota Provinsi Riau sekaligus kota bisnis dan Dumai sebagai kota pelabuhan, dengan industri perminyakan yang maju, dan agribisnis. 

Hutama Karya mendapat tambahan penyertaan modal negara (PMN) sebesar Rp 7,5 triliun pada 2020 ini. Rencananya, dana tersebut digunakan untuk melanjutkan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). JTTS merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang pembangunannya menjadi prioritas Pemerintah Indonesia. 

Saat ini, Hutama Karya Baru mengoperasikan Jalan Tol Trans-Sumatera sepanjang 364 km. Nantinya, Jalan Tol Trans Sumatera akan menyambungkan Aceh hingga Lampung sepanjang 2.765 kilometer. Tol ini juga akan tersambung dengan kota lain yakni Padang dan Bengkulu.

Share :

Pertamina Lubricants Salurkan Bantuan dan Ganti Oli Gratis untuk Warga Majene dan Mamuju

Tim Pertamina Lubricants Peduli menyalurkan berbagai kebutuhan pokok seperti sembako, vitamin, perlengkapan sanitasi wanita dan bayi.

Read More
Protes Kenaikan Tarif Tol, Aptrindo: Alasan Peningkatan Pelayanan Itu Klise

Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) menyayangkan kebijakan Jasa Marga (Persero) menaikkan tarif tol di enam ruas jalan mulai 17 Januari 2021.

Read More
Perluas Market, On-Trucks Akan Buka 14 Cabang di Seluruh Indonesia

Platform dengan slogan “safely delivered” ini berencana memperluas cabang di 14 kota besar di seluruh Indonesia pada tahun ini.

Read More
honda

Terkini

Terpopuler