Jakarta, MobilKomersial.com - Baterai kendaraan, telah sukses menarik perhatian sejumlah perusahaan otomotif raksasa, untuk mulai berencana melakukan ekspansi atau memperluas bisnisnya ke lini baterai kendaraan listrik. Seperti yang dilakukan Peugeot Global, yang mulai tertarik dengan baterai kendaraan listrik.

Grup Peugeot menggandeng Total untuk mendirikan pembangunan pabrik baterai guna mengakomodir kebutuhan energi kendaraan masa depan. Dengan perjanjian kerjasama ini, Grup PSA dan Total akan menjadi supplier baterai otomotif kelas dunia, dan mulai memproduksi baterai pada tahun 2023.

Total berkontribusi pada bagian Research & Development dan Grup PSA bakal mengembangkan di bagian produksi baterai tersebut. Lokasi R&D di Bordeaux dan Nersac (Prancis) mulai beroperasi untuk mengembangkan baterai Lithium-ion performa tinggi.

Pada tahap akhir R&D produksi baterai direncanakan rilis di pabrik berskala besar di wilayah Douvrin (Prancis) dan Kaiserslautern (Jerman). Rangkaian proyek ini bukti keseriusan Peugeot Global melirik industri sebagai peluang besar.

Chairman dari Grup PSA Carlos Tavares mengatakan, Konstruksi untuk menghasilkan baterai Eropa secara mandiri sekarang akan menjadi kenyataan. 

“Saya ingin berterima kasih terhadap komitmen dari tim Total dan tim Grup PSA yang telah membuat proyek ini menjadi kenyataan. Langkah selanjutnya sudah sangat jelas yaitu menawarkan energi yang bersih, aman, dan terjangkau bagi masyarakat luas,” ujar Carlos.

Baca juga : Peugeot Hadirkan Aplikasi Permudah Pelanggan Membaca Manual Book

Proyek ini sendiri memiliki sejumlah tujuan, diantaranya adalah untuk merespon tantangan transisi energi mengurangi dampak lingkungan dari energi konvensional serta memberikan energi alternatif yang bersih dan terjangkau. 

Kemudian untuk menghasilkan baterai untuk kendaraan listrik berteknologi tinggi pada sisi performa, otonomi, daya isi ulang, dan emisi rendah. 

Lalu membangun kapasitas produksi yang esensial bagi perkembangan pasar mobil full elektrik untuk pasar Eropa yang terestimasi sebesar 400 GWh di tahun 2030 mendatang. 

Memastikan kemandirian industri baterai di Eropa yang menghasilkan lebih dari 10% kebutuhan baterai dari pasar mobil listrik di Eropa pada 2030 mendatang.

Dan yang terakhir adalah menjadi pemain industri baterai kendaraan listrik yang kompetitif.

Proyek ini mendapatkan dukungan finansial dari pemerintah Prancis dan Jerman dengan total dana hingga 1.3 Miliar Euro. Selain itu proyek ini mendapatkan persetujuan dari institusi Eropa (IPCEI) sebagai perwakilan dari badan yang mengatur perubahan transisi energi. Keseluruhan proyek ini akan membutuhkan investasi lebih dari 5 miliar Euro.

 

(Denny)

Share :

Pertamina Hadirkan Pertashop ke-8 di Donggala Sulawesi Tengah

Pertamina sendiri menargetkan sebanyak 44 Pertashop akan hadir di Sulawesi pada tahun 2020 ini dan hingga berita ini diturunkan telah terealisasikan 33 titik.

Read More
HPM Adakan Program Sehat Bersama Honda Lewat Sosial Media

Kampanye Sehat Bersama Honda merupakan salah satu dari aktivitas digital terbaru dari Honda sebagai sarana menjalin komunikasi dengan konsumennya, khususnya melalui platform sosial media

Read More
Bosch Kenalkan Nexeed, Perangkat Lunak Industri 4.0 untuk Mendigitalkan Manufaktur

Bosch memperkenalkan Nexeed Industrial Application System, yang menggabungkan perangkat lunak dan layanan berbasis teknologi industri 4.0 serta pengalaman manufaktur

Read More
honda

Terkini

Terpopuler