MobilKomersial.com – Beredar keyakinan di masyarakat, bahwa air sumur yang bersumber dari tanah bagus untuk mengisi radiator. Karena masih murni dan baik untuk mendinginkan mesin. Begitupun dengan air bekas kondensasi A/C atau Air Conditioner, dipercaya sebagai hasil penyulingan. Padahal, dua jenis air tersebut justru sangat tidak direkomendasikan. 

Air sumur merupakan cairan yang mengandung mineral. Mineral yang tinggi bisa menghasilkan kerak dan kotoran ketika dipanaskan.  Paling gampang, dengan melakukan pengujian simpel.

"Tengok panci bekas rebusan air sumur, pasti kerap dijumpai kerak berwarna putih atau coklat. Nah, begitulah kondisi di dalam radiator yang menggunakan air sumur," buka Arief Hidayat, ahli otomotif yang berkiprah lebih dari 20 tahun di dunia otomotif di dalam maupun di luar negeri. 

baca juga: Oalah, Ternyata Warna Radiator Coolant Tidak Menentukan Kualitasnya

Radiator yang penuh kerak, bikin radiator mampet. Buntutnya, akan mengganggu sirkulasi air di dalamnya. Karena air tidak bersirkulasi sempurna, maka proses pendinginan mesinpun terganggu.

 

Share :

Cara Gampang Mengetahui Tekanan Ban yang Pas

Berapa tekanan idealnya?

Read More
Yuk Simak Tata Cara dan Syarat Pembelian Tiket Bus Sinar Jaya

Bagi Anda yang mau mudik menggunakan bus Sinar Jaya, yuk ketahui dulu tata cara, syarat dan ketentuan pembelian tiket pesanan Lebaran 2019 bus AKAP PO Sinar Jaya Group.

Read More
10 Tips Aman Saat Mudik Menggunakan Bus, Nomor 4 Wajib Diterapkan!

Bagi yang memilih bus untuk angkutan mudik lebaran tahun ini. Perhatikan dulu apa saja yang bisa membuat Anda merasa aman dan nyama saat mudik lebaran.

Read More