Jakarta, MobilKomersial.com - Perusahaan Umum Pengangkut Penumpang Djakarta (Perum PPD) bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melakukan uji coba pengoperasian bus Jabodetabek Residence Connection (JRC) dari Bogor ke Jakarta pergi-pulang pada tiga trayek. 

Pengoperasian bus JRC yang dimulai pada Selasa (4/8) kemarin itu untuk menambah akses transportasi dari Bogor ke Jakarta dan untuk mengurangi kepadatan penumpang kereta rel listrik (KRL).

Direktur Utama Perum PPD, Pande Putu Yasa, mengatakan, dari Bogor ada tiga lokasi pemberangkatan bus JRC ke Jakarta yang dilayani bus PPD. "Dua lokasi di Kota Bogor dan satu lokasi di Sentul Kabupaten Bogor," katanya.

Menurut Pande Putu Yasa, tiga lokasi pemberagkatan dari Bogor ini masih ujicoba. "Nanti ke depannya, jika berjalan baik, akan dibuka lagi lokasi pemberangkatan baru dari Bogor," ujarnya.

Baca juga : BPTJ Akan Sediakan Bus Gratis di Stasiun hingga Akhir 2020

Ketiga trayek itu pertama, dari Jalan Mayor Oking, di sebelah Stasiun Bogor, menuju ke Stasiun Juanda, Stasiun Manggarai, dan Stasiun Tebet di Jakarta, pada pukul 05.15 WIB hingga pukul 07.45 WIB, dengan tarif ujicoba Rp 15.000. 

Trayek kedua, dari Perumahan Tamansari Persada Kota Bogor menuju ke Stasiun Juanda dan Terminal Blok M, pada pukul 05.30 WIB, 06.00 WIB, dan 09.00 WIB, dengan harga tiket promo Rp 15.000.

Trayek ketiga, dari Sentul City yakni di depan Masjid Besar Jabbal Nur menuju ke Pasaraya Blok M Jakarta, pada pukul 05.30 WIB, 06.00 WIB, dan 09.00 WIB, dengan tarif tiket promo Rp 25.000.

Pande menambahkan, operasional JRC ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah pusat untuk pelayanan transportasi di Jabodetabek yang dipercayakan kepada Perum PPD. 

Simak juga : Ganjil Genap Mulai Berlaku, TransJakarta Tambah Armada Antisipasi Lonjakan Penumpang

Pande Putu Yasa berharap, program bus JRC ini bisa menjadi percontohan untuk diterapkan di kota-kota lainnya yang memiliki kebutuhan mendesak.

Sementara itu, Bima Arya, Wali Kota Bogor mengatakan, uji coba operasional JRC yang dilayani oleh bus PPD ini merupakan langkah maju dari Perum PPD untuk mengurai kepadatan penumpang KRL dan kemacetan di Jakarta.

"Adanya JRC ini cukup membantu, meskipun kapasitasnya belum bisa disebut cukup. Karena itu, kolaborasi ini harus terus ditambah untuk menjangkau segmentasi penumpang lain, menambah titik tujuan lain, dan menambah moda transportasi lain," kata Bima.

Bima menyatakan optimistis, kerja sama antara Perum PPD dan Pemerintah Kota Bogor ini adalah langkah awal untuk kerja sama yang lebih luas lagi. 

"Adanya bus JRC ini saya pikir bukan cuma untuk membantu warga Bogor saja, tapi juga membantu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada penerapan kendaraan ganjil-genap," katanya.

 

 

(sumber: Antara)

Share :

Hasil Juara Kontes Livery, Seni Tari Dolalak Mejeng di Bus Sumber Alam

PO Sumber Alam mengaplikasikan desain livery yang menjadi pemenang kontes, pada bus pariwisata mereka

Read More
Deretan PO yang Mengoperasikan Bus Social Distancing

Saat ini, bus dengan konsep kursi berjarak atau social distancing sudah semakin digandrungi para pelaku transportasi darat di Indonesia.

Read More
Mulai September 2020, PO Sudiro Tungga Jaya Tambah Beberapa Rute Baru

PO Sudiro Tungga Jaya (STJ) menambah rute baru, yang dioperasikan sejak awal September 2020 ini

Read More
honda

Terkini

Terpopuler