Jakarta, MobilKomersial.com - Semua kendaraan yang digunakan pasti membutuhkan sistem pengereman untuk mengurangi kecepatan laju kendaraan.

Sistem pengereman adalah hal yang sangat penting bagi sebuah kendaraan. Tanpa pengereman yang bagus, keselamatan bahkan nyawa taruhannya.

Untuk mendukung kinerja komponen sistem pengereman dibutuhkan minyak rem atau brake fluid yang berperan sebagai mediator dalam menghantarkan tekanan dari master silinder atas ke bagian kaliper yang menghasilkan gerakan penghentian.

Menentukan pilihan minyak rem yang akan dipakai pada kendaraan adalah hal mutlak karena menjadi jantung dari seluruh sistem pengereman. Semakin bagus minyak rem, maka kinerja rem juga semakin optimal.

Hanya saja memilih minyak rem bagi sebagian pemilik kendaraan sangat membingungkan lantaran banyaknya merek yang tersedia di pasaran. 

Baca juga : Minyak Rem DOT 5 Tidak Laku di Indonesia Karena Ini..

Selain merek yang berlimpah, memilih minyak rem harus mengikuti standar yang ditetapkan pabrikan kendaraan.

Dalam memilih minyak rem, ada beberapa standar yang dibedakan dari tingkat didihnya, dan yang paling banyak digunakan saat ini adala DOT4. 

DOT sendiri adalah kependekan dari standar Department of Transportation (DOT) yang bekerja sebagai penentu.

Sebelum kita membahas tentang DOT, ada baiknya kita lihat dulu kandungan-kandungan apa saja yang ada pada minyak rem yang biasa kita pakai. 

Arief Hidayat, Pemerhati Otomotif dan CEO PT Wealthy Group menjelaskan bahwa, minyak untuk pengereman ini tidak boleh diisi ulang menggunakan merek atau DOT yang berbeda, karena mungkin akan terjadi reaksi negatif.

Menurutnya, ketika proses pengereman dilakukan, tekanan hidrolis yang diaktifkan oleh silinder master dibutuhkan agar dapat mendorong piston pada kaliper untuk menjepit piringan cakram, sehingga proses pengereman dapat memperlambat laju putaran roda.

"Tenaga hidrolik ini disalurkan ke semua sistem melalui selang rem. Meskipun begitu, cairan ini mudah sekali menyerap panas yang berasal dari kaliper maupun gesekan dengan permukaan saluran selang remnya," ucap Arief dalam diskusi virtual dengan tema 'Braking System', Jumat (23/7/2020).

Share :

Cara Aman Membawa Sepeda di Mobil versi Rifat Sungkar

Sebenarnya ada banyak cara untuk membawa sepeda dengan mobil, bisa di dalam kabin, di belakang mobil, di bagasi atau bahkan di atas mobil.

Read More
Kiat Suzuki Agar Terhindar dari Mobil Terbakar

Semua sistem pada kendaraan sudah didesain dan dilakukan uji coba.

Read More
Perhatikan Aspek Ini Sebelum Anda Membeli Truk

Konsumen sudah seharusnya mempertimbangkan aspek teknis pada truk yang akan dibeli, seperti aspek distribusi beban yang berkaitan langsung dengan kapasitas berat maksimum kendaraan.

Read More
honda

Terkini

Terpopuler