Jakarta, MobilKomersial.com - Untuk kendaraan besar seperti bus dan truk dengan muatan tertentu, sistem pengereman yang digunakan adalah rem angin. 

Hal tersebut dikarenakan, penggunaan angin dapat dengan mudah mendinginkan sistem pengereman, ditambah bobot kendaraan dan muatan yang cukup besar, tentunya penggunaan angin akan lebih efisien jika dibandingkan dengan penggunaan minyak rem.

Pemilik PO Sumber Alam Anthony Steven Hambali, menjelaskan sistem rem angin pada bus melalui video yang diunggah di akun Youtube Sumber Alam ID. Dirinya menjelaskan sistem rem angin, dengan menggunakan alat peraga dari rem bus sungguhan.

Dijelaskannya, tekanan angin yang diberikan pada komponen rem angin bus, mampu mendorong tuas yang kemudian membuat kampas rem bekerja untuk melakukan pengereman pada bus. 

Rem angin pada bus dan truk cara kerjanya saat mesin hidup kompresor akan mengkompresikan udara luar dan menyuplai udara bertekanan tersebut ke air tank sehingga tekanan udara di air tank meningkat.

Saat tekanan melebihi batas maksimal (± 840 KPa) secara otomatis air tank akan membuang udara dari kompressor tersebut ke atmosfer. Udara dalam air tank mengalir melalui selang-selang udara atau air hose untuk menunjang berbagai sistem.

Pada saat tekanan udara dibawah 740 KPa, maka kompresor kembali menyuplai udara bertekanan ke air tank, begitulah seterusnya sehingga tekanan dalam air tank stabil pada tekanan kerjanya. 

Share :

BNI Hibahkan 1 Unit Bus kepada Universitas Sebelas Maret Solo

Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Jawa Tengah dapat hibah satu unit bus dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk untuk kendaraan operasional.

Read More
Naik Damri ke Bandung Pakai Ini Cuma Bayar Rp 100

Damri bekerja sama dengan Bank BRI meluncurkan tiket elektronik (e-ticketing) yakni kartu Brizzi Damri edisi khusus untuk memudahkan pelanggan dalam membeli tiket Damri

Read More
BPTJ Akan Sediakan Bus Gratis di Stasiun hingga Akhir 2020

Pemerintah berupaya mengatasi penumpukan penumpang KRL dengan menyediakan bus gratis setiap Jumat sore dan Senin pagi.

Read More