Jakarta, MobilKomersial.com - Kendaraan komersial seperti truk digunakan sebagai partner usaha karena manfaat yang diberikan bisa memudahkan kegiatan maupun operasional para pengusaha.

Saat kita membeli truk, sejatinya kita sedang membeli kendaraan untuk partner kerja yang bisa diandalkan, bandel dan juga bisa dioperasikan untuk jangka panjang.

Makanya sebelum membeli truk, pastikan itu sesuai dengan kebutuhan Anda, apakah bakal digunakan untuk membawa beban lebih dari 10 ton atau hanya membutuhkan truk yang fleksibilitas bisa melewati jalanan yang sempit.

Untuk itu, konsumen sudah seharusnya mempertimbangkan aspek teknis pada truk yang akan dibeli, seperti aspek distribusi beban yang berkaitan langsung dengan kapasitas berat maksimum kendaraan.

Baca juga : Jangan Beli Mobil Bekas yang Berumur Lebih dari 7 Tahun, Ini Alasannya

Mengutip situs Truckworld.com.au, disebutkan bahwa saat Anda akan membeli truk baik untuk angkutan jarak jauh maupun angkutan jarak dekat, sebaiknya pertimbangkan seberapa besar muatan yang bisa diangkut oleh truk, dengan tetap mempertimbangkan aspek kesehatan truk dan regulasi yang berlaku tentang muatan.

Poin pentingnya lagi, konsumen juga bisa melihat seberapa efisien truk tersebut mampu menunjang bisnis yang dijalankan, yang artinya seberapa banyak muatan kargo yang bisa dibawa truk pada setiap trip perjalanan.

Selain itu, perhatikan berapa kemampuan maksimum setiap axle pada truk untuk menerima beban muatan, baik pada axle depan maupun belakang, biasanya setiap pabrikan atau produsen truk mencantumkan keterangan tersebut.

Nah, dari situ Anda akan berhubungan langsung dengan istilah gross vehicle mass (GVM) yakni berat total kendaraan saat truk dioperasikan, yang menghitung pula berat total dari chassis truk, kabin, mesin, transmisi dan sebagainya.

Simak juga : Tips Berkendara Sehat dan Aman Bagi Pengemudi Truk dan Bus

Dan istilah gross combination mass (GCM) yaitu seberapa berat muatan yang bisa diangkut oleh truk atau trailer. 

Perhitungan metrik perlu diperhatikan untuk menghitung distribusi beban karena dengan mengetahui berapa distribusi beban, kita bisa menyebarkan beban muatan ke masing-masing axle.

Di sini, Anda juga perlu mempertimbangkan aspek wheelbase kendaraan yang biasanya dihitung dari titik tengah axle di roda depan ke axle di roda belakang. 

Panjang wheelbase akan berdampak langsung pada distribusi beban muatan, semakin panjang wheelbase, distribusi beban muatan kendaraan semakin menyebar.

Share :

Cara Aman Membawa Sepeda di Mobil versi Rifat Sungkar

Sebenarnya ada banyak cara untuk membawa sepeda dengan mobil, bisa di dalam kabin, di belakang mobil, di bagasi atau bahkan di atas mobil.

Read More
Kiat Suzuki Agar Terhindar dari Mobil Terbakar

Semua sistem pada kendaraan sudah didesain dan dilakukan uji coba.

Read More
Sebelum Pakai Minyak Rem, Cek Dulu Kandungannya Biar Gak Salah Pilih

Hanya saja memilih minyak rem bagi sebagian pemilik kendaraan sangat membingungkan lantaran banyaknya merek yang tersedia di pasaran.

Read More